Fitri Sibarani
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Keterampilan Menulis Permulaan Pada Siswa Kelas I SDN 064972 Fitri Sibarani; Fitrah Marhamah; Najatamara Najatamara; Yulia Habiba Hasibuan; Yashinta Beta Simanjuntak; Fitriani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39549

Abstract

Keterampilan menulis permulaan merupakan fondasi literasi siswa kelas I sekolah dasar yang menentukan perkembangan akademik pada jenjang selanjutnya. Namun, masih banyak siswa yang melakukan kesalahan berbahasa dalam kegiatan menulis, seperti penghilangan huruf, kesalahan penulisan digraf ng dan ny, serta penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa, mengidentifikasi kesalahan yang paling dominan, mengungkap faktor penyebab, dan mengetahui upaya guru dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas I, dan dokumentasi hasil tulisan siswa. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan yang paling dominan adalah penghilangan huruf dan kesalahan penulisan digraf, yang disebabkan oleh rendahnya kemampuan membaca, kurangnya latihan dikte, lemahnya motorik halus, dominasi bahasa daerah, serta minimnya dukungan lingkungan keluarga dalam literasi awal. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan sistematik multifaktor penyebab kesalahan berbahasa yang didukung lebih dari sepuluh referensi jurnal ilmiah sebagai dasar rekomendasi strategi pembelajaran. Guru perlu mengintensifkan latihan dikte dan membaca terbimbing secara terpadu untuk mereduksi kesalahan berbahasa siswa.