Fitriani Lubis
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Medan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kesulitan Siswa Kelas VI-A dalam Menulis Teks Laporan Penelitian Sederhana di SD Negeri 101774 Sampali Padillah Annur; Fawwazatul Ulfa Lubis; Chindy Abelia Nasution; Rahma Puspita; Fitriani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas VI-A SD Negeri 101774 Sampali dalam menulis teks laporan penelitian sederhana, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI-A yang berjumlah satu kelas, dengan guru kelas sebagai informan pendukung. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2026 di SD Negeri 101774 Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan pada empat aspek utama: (1) memulai tulisan, (2) mengembangkan ide menjadi paragraf yang utuh, (3) menyusun struktur teks secara runtut, dan (4) menggunakan bahasa tulis yang sesuai kaidah. Kesulitan ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya minat membaca, keterbatasan kosakata, dan kurangnya rasa percaya diri, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya latihan menulis bertahap, dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran menulis berbasis proses sebagai upaya peningkatan keterampilan menulis siswa di sekolah dasar.
Analisis Kesalahan Bahasa dalam Penulisan Teks Akademik Siswa Kelas IV di SD Negeri 064972 Zahra Meida Lutfiah; Syifa Salsabila; Zahra Ainunisa Harahap; Christin Novstasya Saragih; Fitriani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39466

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan bahasa dalam penulisan teks akademik siswa kelas IV di SD Negeri 064972. Latar belakangnya adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama pada ejaan, tanda baca, huruf kapital, pilihan kata, dan kata baku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi tulisan siswa. Hasil menunjukkan kesalahan dominan pada ejaan, kata tidak baku, penghilangan huruf, penggunaan bahasa sehari-hari, serta ketidaktepatan tanda baca dan huruf kapital. Faktor penyebab meliputi kebiasaan berbicara, kurangnya kosakata, rendahnya minat membaca, dan kurang teliti. Guru mengatasi dengan latihan dikte, mencatat, dan pembiasaan menulis. Kemampuan menulis siswa masih perlu pembinaan berkelanjutan.
Dampak Penggunaan Gadget Sejak Usia Dini terhadap Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas II di SD Negeri 104284 Panombean Egidia Ramadani; Yuyun Elfriede Capah; Elisa Rohali Hasibuan; Hilwa Aufa Anggieta; Fitriani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget sejak usia dini terhadap kesulitan membaca permulaan siswa kelas II di SD Negeri 104284 Panombean. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan serta tingginya intensitas penggunaan gadget pada anak sejak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru kelas II dan studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengenal gadget sejak usia dini dan menggunakannya untuk bermain gim serta menonton video. Penggunaan gadget yang berlebihan menyebabkan siswa lebih tertarik pada hiburan digital dibandingkan aktivitas membaca. Selain itu, siswa mengalami penurunan konsentrasi belajar, cepat merasa bosan saat membaca, dan kurang berlatih membaca secara langsung. Kesulitan membaca yang ditemukan meliputi kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, membaca kalimat sederhana, dan memahami isi bacaan pendek.
Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Keterampilan Menulis Permulaan Pada Siswa Kelas I SDN 064972 Fitri Sibarani; Fitrah Marhamah; Najatamara Najatamara; Yulia Habiba Hasibuan; Yashinta Beta Simanjuntak; Fitriani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39549

Abstract

Keterampilan menulis permulaan merupakan fondasi literasi siswa kelas I sekolah dasar yang menentukan perkembangan akademik pada jenjang selanjutnya. Namun, masih banyak siswa yang melakukan kesalahan berbahasa dalam kegiatan menulis, seperti penghilangan huruf, kesalahan penulisan digraf ng dan ny, serta penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa, mengidentifikasi kesalahan yang paling dominan, mengungkap faktor penyebab, dan mengetahui upaya guru dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas I, dan dokumentasi hasil tulisan siswa. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan yang paling dominan adalah penghilangan huruf dan kesalahan penulisan digraf, yang disebabkan oleh rendahnya kemampuan membaca, kurangnya latihan dikte, lemahnya motorik halus, dominasi bahasa daerah, serta minimnya dukungan lingkungan keluarga dalam literasi awal. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan sistematik multifaktor penyebab kesalahan berbahasa yang didukung lebih dari sepuluh referensi jurnal ilmiah sebagai dasar rekomendasi strategi pembelajaran. Guru perlu mengintensifkan latihan dikte dan membaca terbimbing secara terpadu untuk mereduksi kesalahan berbahasa siswa.
Analisis Kendala Literasi Membaca dan Strategi Guru dalam Pembelajaran Teks Ulasan di Kelas III SD Negeri 064972 Khaira Laini Zahra; Nur Ainun Luthfia; Halimatu Zahra Turnip; Rosa Caecilia Br Sitanggang; Fitriani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39635

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis secara mekanis, tetapi juga untuk mengembangkan berpikir kritis, memahami isi bacaan, dan menyampaikan pendapat secara logis. Salah satu materi yang mendukung kemampuan ini adalah teks ulasan. Namun, pada siswa kelas III masih ditemukan kendala literasi membaca, karena mereka berada pada tahap transisi dari membaca dasar ke pemahaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kendala literasi siswa dan menganalisis strategi guru dalam pembelajaran teks ulasan di SD Negeri 064972. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan wawancara mendalam kepada guru sebagai informan utama. Hasil menunjukkan heterogenitas kemampuan membaca menjadi kendala utama. Beberapa siswa kesulitan membaca lancar sehingga kurang memahami isi teks dan tidak mampu menyampaikan opini. Guru mengatasi hal ini melalui ceramah, tanya jawab, media TV Pintar, tutor sebaya, dan pendekatan personal. Strategi tutor sebaya membantu pemahaman melalui komunikasi sederhana antar teman. Guru juga menekankan isi gagasan dibanding tata bahasa formal.