Yolanda Verosika
Universitas PGRI Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Organizational Culture and Work Motivation on Teacher Discipline in Public Elementary Schools Yolanda Verosika; Nurkolis Nurkolis; Ngurah Ayu Nyoman
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.2878

Abstract

This study aimed to analyze the influence of organizational culture and work motivation on teacher discipline in public elementary schools in Purwodadi District, Grobogan Regency. The research employed a quantitative approach with an explanatory survey design. The population consisted of 487 teachers, with a sample of 220 respondents selected through proportional random sampling. Data were collected using structured questionnaires with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS Statistics version 30. Hypothesis testing was conducted through partial tests (t-test), simultaneous tests (F-test), coefficient of determination (R²), and analysis of relative and effective contributions. The results showed that organizational culture and work motivation each had a positive and significant effect on teacher discipline. Simultaneously, both variables also demonstrated a significant influence on teacher discipline. The coefficient of determination indicated that most variations in teacher discipline could be explained by organizational culture and work motivation. Analysis of relative and effective contributions revealed that organizational culture provided a slightly more dominant contribution compared to work motivation, although both variables played important roles in shaping disciplined work behavior. These findings suggest that improving teacher discipline requires strengthening organizational culture alongside enhancing teachers’ work motivation. The integration of organizational and individual factors is essential in developing sustainable discipline and supporting the improvement of educational quality in elementary schools.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kedisiplinan Guru Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan Yolanda Verosika; Nurkolis Nurkolis; Ngurah Ayu Nyoman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap kedisiplinan guru pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Populasi penelitian terdiri atas 487 guru yang tersebar pada 60 Sekolah Dasar Negeri, dengan jumlah sampel sebanyak 220 guru yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan guru. Komitmen organisasi juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan guru. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan guru serta memiliki kemampuan penjelasan yang kuat dalam model regresi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kedisiplinan guru tidak hanya dibentuk oleh regulasi formal, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai institusi serta keterikatan psikologis guru terhadap organisasi tempat mereka bekerja. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi dan peningkatan komitmen organisasi menjadi strategi penting dalam meningkatkan kedisiplinan guru sekaligus mendukung pengembangan perilaku kerja profesional di sekolah dasar.