This Author published in this journals
All Journal Design Spectrum
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian sirkulasi udara terhadap kenyamanan termal pada Gedung MB Mutiara Futsal, Cipedes Farid Faqih Munadi; Erwin Ardianto Halim; Tessa Eka Darmayanti
Design Spectrum Vol 1 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v1i2.14319

Abstract

Kualitas sirkulasi udara merupakan faktor penting dalam menunjang kenyamanan termal dan kelancaran aktivitas fisik pada bangunan fasilitas olahraga, khususnya gedung futsal dengan intensitas penggunaan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan di Gedung MB Mutiara Futsal Cipedes, Kota Bandung, dengan tujuan menganalisis kondisi aktual sirkulasi udara serta pengaruhnya terhadap kenyamanan dan pengalaman pengguna, ditinjau dari prinsip green design. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan responden berupa pengguna aktif lapangan futsal yang sedang beraktivitas di lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi fisik bangunan, wawancara semi-terstruktur dengan pengguna, serta dokumentasi elemen ventilasi dan tata ruang bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ventilasi yang diterapkan belum memenuhi prinsip ventilasi alami yang optimal. Bukaan udara ditempatkan di area atas bangunan dengan konfigurasi yang sebagian terhalang material penutup, sehingga aliran udara segar tidak berlangsung efektif. Kondisi ini menyebabkan kenyamanan termal rendah pada siang hari, yang ditandai oleh persepsi pengguna terhadap udara pengap, suhu ruang yang tinggi, serta berkurangnya kenyamanan saat beraktivitas. Sebaliknya, tingkat kenyamanan relatif meningkat pada sore dan malam hari seiring berkurangnya intensitas panas matahari. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kualitas sirkulasi udara berpengaruh langsung terhadap kenyamanan pengguna dan keberlangsungan aktivitas futsal, sehingga diperlukan perbaikan sistem ventilasi yang selaras dengan prinsip green design untuk meningkatkan kenyamanan, kesehatan pengguna, dan efisiensi energi bangunan.