Suhartatik Suhartatik
Universitas PGRI Sumenep

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membaca Alam dalam Buku Teks Bahasa Indonesia: Konstruksi Ideologi Hijau Melalui Pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional Sultan Sultan; Akmaluddin Akmaluddin; Suhartatik Suhartatik
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai ideasional, interpersonal, dan distribusi elemen lingual pembentuk ideologi hijau dalam buku teks Bahasa Indonesia SMA. Pendekatan linguistik sistemik fungsional, wacana kritis dan eco-linguistik diacu untuk menganalisis wacana ideologi hijau. Metode kualitatif dengan analisis dokumen dipilih sebagai strategi analisis buku teks bahasa Indonesia. Data penelitian berjumlah 15 unit wacana yang bersumber dari teks-teks bermuatan ekologis. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui teknik analisis wacana kritis dengan tahapan identifikasi, penyorotan, pelabelan, dan pengodean terhadap unsur kebahasaan yang merepresentasikan ideologi hijau.Teknik analisis ini difokuskan pada penelaahan pilihan leksikal, proses gramatikal, dan pola representasi makna untuk mengungkap konstruksi ideologis serta orientasi ekologis yang dibangun dalam wacanaMetafungsi ideasional melalui proses material (44%) menggambarkan tindakan nyata dalam menjaga lingkungan, diikuti proses relasional (16%) dan eksistensial (8%). Partisipan aktor (32%) dan goal (28%) menegaskan peran individu dan kelompok, sedangkan sirkumstan (28%) memberikan konteks Tindakan. Metafungsi interpersonal melalui mood deklaratif berfungsi sebagai sumber informasi otoritatif, sementara modalitas probabilitas membuka ruang eksplorasi tindakan ekologis. Integrasi metafungsi ideasional dan interpersonal membentuk pemahaman kritis remaja terhadap isu lingkungan. Keterbatasan penelitian ini adalah cakupan analisis yang belum melibatkan seluruh komponen dalam buku teks bahasa Indonesia.