Akmaluddin Akmaluddin
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KONVERGENSI EKOLINGUISTIK DAN FIQH AL BI’AH DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN Akmaluddin Akmaluddin
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 19 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v19i2.2946

Abstract

This article is motivated by several realities, namely: (1) Thereis a strong symptom of the uprooting of local wisdom values among theyounger generation. (2) There are symptoms of incompatibility betweenhuman relations and the environment that influence each other. (3) Theliveliness of regional languages which contains local wisdom values is due tothe influence of the domination of foreign languages. This reality needs tobe examined from an ecolinguistic perspective and fiqh al-bi’ah in an effortto conserve the environment. On this basis, this paper aims to explore theintersection between two interdisciplinary studies, namely ecolinguistics andfiqh al-bi’ah. The approach used in this research is descriptive comparativeapproach. This approach is used with the aim of providing a comparativepicture or description of a situation objectively viewed from different pointsof view. In this research, the connected object is the environmental realityin terms of interdisciplinary ecolinguistics and fiqh al-bi’ah. Sources of datain this study are linguistic realities related to environmental problems. Theresults of this study indicate that there are several forms of language that havethe potential to become extinct due to changes in interaction patterns withthe environment. In addition, undirected patterns of human interaction alsoresult in environmental damage. In line with the results of studies conductedby many researchers, this article concludes that the rules of fiqh al-bi’ah andecolinguistic concepts need to be used as a basis for interacting with theenvironment.
KONVERGENSI EKOLINGUISTIK DAN FIQH AL BI’AH DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN Akmaluddin Akmaluddin
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 19 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v19i2.2946

Abstract

This article is motivated by several realities, namely: (1) Thereis a strong symptom of the uprooting of local wisdom values among theyounger generation. (2) There are symptoms of incompatibility betweenhuman relations and the environment that influence each other. (3) Theliveliness of regional languages which contains local wisdom values is due tothe influence of the domination of foreign languages. This reality needs tobe examined from an ecolinguistic perspective and fiqh al-bi’ah in an effortto conserve the environment. On this basis, this paper aims to explore theintersection between two interdisciplinary studies, namely ecolinguistics andfiqh al-bi’ah. The approach used in this research is descriptive comparativeapproach. This approach is used with the aim of providing a comparativepicture or description of a situation objectively viewed from different pointsof view. In this research, the connected object is the environmental realityin terms of interdisciplinary ecolinguistics and fiqh al-bi’ah. Sources of datain this study are linguistic realities related to environmental problems. Theresults of this study indicate that there are several forms of language that havethe potential to become extinct due to changes in interaction patterns withthe environment. In addition, undirected patterns of human interaction alsoresult in environmental damage. In line with the results of studies conductedby many researchers, this article concludes that the rules of fiqh al-bi’ah andecolinguistic concepts need to be used as a basis for interacting with theenvironment.
Analisis Kemampuan Membaca Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SDN 1 Ombe Baru Tahun Pelajaran 2025/2026 Mia Andina; Ati Sukmawati; Akmaluddin Akmaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4919

Abstract

Keterampilan membaca kritis merupakan elemen krusial dalam literasi tingkat lanjut, namun implementasinya di sekolah dasar seringkali belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan membaca kritis siswa kelas V SDN 1 Ombe Baru pada mata pelajaran Bahasa Indonesia serta mengidentifikasi kendala yang menghambat proses tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 33 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca kritis siswa secara umum masih berada pada kategori literal atau permukaan. Siswa mengalami kesulitan signifikan dalam membedakan fakta dan opini, cenderung melakukan plagiasi literal saat menyimpulkan, serta memiliki ketergantungan tinggi pada bantuan guru. Kendala utama meliputi rendahnya penguasaan kosakata, pengaruh negatif penggunaan gawai, media pembelajaran yang monoton, serta faktor fisiologis seperti kelelahan.
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS II SDN Nunung Nahdiati; Helmi Helmi; Akmaluddin Akmaluddin
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11125

Abstract

This study was motivated by the low speaking skills of second-grade students at SDN 32 Cakranegara, as indicated by students’ lack of confidence, difficulty in expressing ideas coherently, and the limited use of innovative teaching methods and learning media. The focus of this study is how the implementation of storytelling methods assisted by picture media can improve students’ speaking skills. This study aims to enhance students' speaking abilities through more engaging and interactive learning methods. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which consists of planning, action, observation, and reflection stages, conducted in two cycles. The subjects of this study were 28 second-grade students of SDN 32 Cakranegara. Data were collected through observation, tests, and documentation. The results showed a significant improvement in students’ speaking skills in each cycle. In the first cycle, students achieved a moderate level with a percentage of 67%, which increased to 89% in the second cycle, categorized as good. In addition, students’ participation and confidence in speaking activities also improved. Therefore, it can be concluded that the storytelling method assisted by picture media is effective in improving elementary school students’ speaking skills. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas II SDN 32 Cakranegara yang ditunjukkan dari rendahnya kepercayaan diri, ketidakmampuan menyampaikan ide secara runtut, serta minimnya penggunaan metode dan media pembelajaran yang inovatif. Fokus penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode bercerita berbantuan media gambar dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui penggunaan metode yang lebih menarik dan interaktif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas II SDN 32 Cakranegara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa pada setiap siklus, dimana pada siklus I mencapai kategori cukup dengan persentase 67% dan meningkat pada siklus II menjadi 89% dengan kategori baik. Selain itu, aktivitas dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat isimpulkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media gambar efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar.    
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA SEKOLAH DASAR Ayu Indah Lestari; Mulabbiyah Mulabbiyah; Akmaluddin Akmaluddin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.575

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan menulis teks prosedur siswa sekolah dasar masih rendah disebabkan oleh salah satu satunya penggunaan media pembelajaran yang terbatas hanya mengandalkan buku paket sebagai bumber belajar. Penelitian ini ingin mengatasi permasalahan tersebut melalui penggunaan media pembelajaran yang lebih menarik dan bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media audio visual terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen dengan desain non-equevalent control group design yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen menggunakan (media audio visual) dan kelompok kontrol (tidak menggunakan media audio visual). Instrumen penelitian berupa tes tertulis (pretest-posttest) yang dianalisis menggunakan uji t (t-test) berbantuan SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran audio visual terhadap hasil belajar keterampilan menulis teks prosedur siswa di sekolah dasar. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikan (2-tailed) = sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, HO ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa media audio visual sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa sekolah dasar.