Menurunnya nasionalisme generasi muda menjadi tantangan serius bagi kehidupan berbangsa, ditandai oleh lemahnya pemahaman nilai dasar negara, rendahnya kepedulian terhadap kondisi bangsa, dan melemahnya semangat kebangsaan. Kondisi ini semakin diperparah oleh perkembangan teknologi informasi yang memudahkan akses terhadap konten radikalisasi, sehingga diperlukan pendidikan dan pembinaan karakter yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Program Patriot dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda dan mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam memperkuat kesadaran nasional dan karakter bangsa yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi terhadap dokumen program, kurikulum, modul kegiatan, serta laporan pelaksanaan Program Patriot. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Patriot berperan penting dalam menanamkan nilai kebangsaan melalui sosialisasi nilai, interaksi sosial lintas kelompok, serta pembentukan kesadaran identitas kebangsaan yang inklusif. Program ini juga berfungsi sebagai media pendidikan karakter untuk mendorong generasi muda memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan tanggung jawab. Program Patriot efektif dalam memperkuat kesadaran nasional, meningkatkan kohesi sosial, dan menumbuhkan komitmen generasi muda terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.