Lia Ariska Ritonga
Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Adaptasi Pembelajaran di Pesantren pada Fase Pemulihan Pasca Bencana Banjir Ahmad Zaki; Lia Ariska Ritonga
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan strategi adaptasi pembelajaran di pesantren pada fase pemulihan pasca bencana banjir, dengan studi kasus di Pondok Pesantren Al-Qisra Lubuk Sidup, Aceh Tamiang. Bencana banjir tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu keberlangsungan proses pendidikan serta kondisi sosial dan psikologis santri. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan adaptasi yang efektif dalam mengelola kembali pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi pembelajaran berlangsung secara bertahap dan dinamis, melalui penyesuaian ruang belajar, fleksibilitas jadwal, serta penggunaan metode pembelajaran yang kontekstual. Strategi manajemen yang diterapkan meliputi optimalisasi sumber daya, penyesuaian kurikulum, dan penguatan koordinasi internal. Selain itu, santri dan ustadz memaknai pengalaman pasca banjir sebagai ujian spiritual yang memperkuat solidaritas dan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi pembelajaran di pesantren pasca bencana merupakan proses multidimensional yang melibatkan interaksi antara faktor struktural, kultural, dan spiritual. Temuan ini memperkaya kajian manajemen pendidikan Islam dengan mengintegrasikan perspektif manajemen bencana dan teori adaptasi, serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam merancang strategi pemulihan pembelajaran yang adaptif dan berkelanjutan.
Seminar Pendidikan: Zakat Sebagai Instrumen Sosial Ekonomi pada Masa Rasulullah Yaumul Khair; Lia Ariska Ritonga; Farhan Ramadhan; Aulia Dwi Putri Herrian; Meidina Adliana
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3358

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, tidak hanya sebagai bentuk ibadah tetapi juga sebagai instrumen untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan. Namun, dalam praktiknya masih banyak masyarakat yang memahami zakat hanya sebagai kewajiban tahunan yang bersifat konsumtif. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai zakat sebagai instrumen sosial ekonomi pada masa Rasulullah serta mendorong pemanfaatannya secara lebih produktif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk seminar pendidikan yang diselenggarakan pada tanggal 13 Maret 2026 di Aula Kantor Desa dengan jumlah peserta sekitar 30–40 orang dari berbagai kalangan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyampaian materi oleh narasumber, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seminar berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari peserta. Terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fungsi zakat tidak hanya sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi, seperti pemberian modal usaha. Selain itu, pemahaman tentang delapan golongan penerima zakat dan pentingnya pengelolaan zakat yang tepat juga meningkat. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola zakat secara lebih efektif dalam mendukung kesejahteraan sosial ekonomi.