Novita Majid
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Mulawarman, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PPKN MATERI NORMA KESOPANAN MELALUI MEDIA BELAJAR VIDEO DALAM PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI 37 SAMARINDA Aprialdo Bang Tethun; Alim Salamah; Jawatir Pardosi; Novita Majid
MADINASIKA Vol 7 No 2 (2026): MADINASIKA-APRIL (in press)
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i2.16533

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media belajar video dalam pembelajaran PPKn mampu meningkat critical thingking siswa di SMP Negeri 37 Samarinda dalam materi norma kesopanan, penelitian ini juga bertujuan mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat persiapan guru dalam mempersiapkan strategi pembelajaran di SMP Negeri 37 Samarinda serta memberikan upaya untuk mengatasi faktor penghambat persiapan guru dalam mempersiapkan strategi pembelajaran di SMP Negeri 37 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di smp negeri 37 samarinda pada bulan Maret hingga Mei 2025. Subyek dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah yang diwanwacarai yakni 2 Guru PPKn sebagai informan dan 8 siswa/i kelas VII a, VII b, VII c sebagai responden dengan menggunakan teknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru dengan metode pembelajaran PBL dengan disertai penggunaan media belajar video dalam pembelajaran PPKn memberikan dampak yang signifikan dalam peningkatan critical thingking siswa di smp negeri 37 samarinda, hal ini dilihat dari bentuk penilaian formatif yang dilakukan oleh guru serta antusiasme siswa dalam pembelajaran. Faktor penghambat dalam pembelajaran meliputi Motivasi siswa yang berbeda, Kurangnya dukungan Infrastruktur dan teknologi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor tersebut adalah peningkatan Kualitas dan Kesesuaian Media Video, Peningkatan Kompetensi Teknologi bagi Guru dan Penerapan Pengelolaan Kelas yang Positif dan Memotivasi.