p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosio Dialektika
Azmi Muttaqin
Universitas Wahid Hasyim

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Human Resources Forum 2023 sebagai Katalis Kerja Sama Ketenagakerjaan Indonesia–Jepang Indah Fitriyani; Anna Yulia Hartati; Azmi Muttaqin
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v10i1.14266

Abstract

Pada tahun 2023 Indonesia menjalin hubungan kerjasama dengan jepang melalui Human Resources Forum (HRF). HRF merupakan sebuah forum kerja sama dalam bidang ketenagakerjaan yang diselenggarakan bersama oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Kementerian Tenaga Kerja Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong Indonesia menjalin kerja sama ketenagakerjaan dengan Jepang melalui HRF. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dan teori complex interdependence dari Robert O. Keohane and Joseph S. Nye. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia menjalin kerja sama ketenagakerjaan dengan Jepang melalui Human Resources Forum 2023, karena didorong oleh adanya kebutuhan untuk menguatkan kerja sama dan memenuhi kepentingan bersama. Kata Kunci: kerja sama, ketenagakerjaan, Indonesia, Jepang, Human Resources Forum
Penutupan Kampung Kumuh di India pada Pelaksanaan KTT G20 Tahun 2023: Spektakel Kota, Pencitraan Negara, dan Eksklusi Sosial Sukma Nur Fitriani; Anna Yulia Hartati; Achmad Maulani; Azmi Muttaqin
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v10i2.15158

Abstract

Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Tahun 2023 di India menjadi momentum strategis bagi negara tersebut untuk menegaskan posisinya sebagai kekuatan global baru, khususnya sebagai representasi Global South. Namun, di balik upaya pencitraan internasional tersebut, muncul kebijakan kontroversial berupa penutupan dan penggusuran kampung kumuh di New Delhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan tersebut sebagai bagian dari strategi pencitraan negara dan pengelolaan ruang kota dengan menggunakan teori spektakel kota Guy Debord. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka terhadap dokumen pemerintah, laporan organisasi masyarakat sipil, pemberitaan media nasional dan internasional, serta literatur akademik terkait urbanisasi dan politik kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutupan kampung kumuh tidak semata-mata merupakan kebijakan penataan kota, melainkan berfungsi sebagai instrumen kekuasaan, kapitalisme perkotaan, kontrol sosial, dan nation branding. Kebijakan ini berhasil membangun citra visual kota yang modern dan tertib, namun pada saat yang sama mengorbankan hak-hak dasar masyarakat miskin, terutama hak atas tempat tinggal dan mata pencaharian. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembangunan kota yang inklusif dan berkeadilan sosial, serta menolak praktik pembangunan yang hanya berorientasi pada pencitraan visual dan kepentingan diplomasi internasional. Kata kunci: G20_India, kampung_kumuh, spektakel_kota, pencitraan_negara, kapitalisme_ perkotaan