Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN PERLINDUNGAN DATA PRIBADI MELALUI SOSIALISASI INTERAKTIF PADA SISWA-SISWI DI SMKN 4 KOTA PALANGKA RAYA Muhammad Luthfi Setiarno Putera; Muhammad Norhadi; Setiarno Setiarno
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/1a9b2c49

Abstract

Penyuluhan perlindungan data pribadi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga privasi digital, khususnya bagi siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 4 Kota Palangka Raya. Kegiatan ini menjawab tantangan minimnya literasi digital, terutama terkait risiko kebocoran data pribadi seperti pencurian identitas, penipuan daring, dan eksploitasi informasi. Melalui metode ceramah dan diskusi interaktif yang disertai dengan ilustrasi, siswa diperkenalkan pada konsep perlindungan data pribadi, ancaman kejahatan siber, dan strategi preventif seperti pembuatan kata sandi yang kuat serta pengaturan privasi di media sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 dengan melibatkan 40 siswa kelas XI jurusan Informatika, menggunakan media presentasi, video edukasi, dan infografis. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman siswa pada tiga aspek yaitu konsep perlindungan data pribadi, ancaman kejahatan digital, dan langkah preventif. Hasil ini mengindikasikan bahwa penyuluhan efektif dalam membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk menghadapi ancaman digital. Di masa mendatang, program penyuluhan dapat dikolaborasikan dengan institusi lainnya mengenai keamanan siber.
Pemenuhan Hak Anak Dari Pasangan Usia Dini di Kota Palangka Raya Ahmad Arif Setiawan; Khairil Anwar; Muhammad Norhadi
UNES Law Review Vol. 8 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ra8c7q40

Abstract

Perkawinan usia dini hingga saat ini kerap terjadi di kota Palangka Raya. Fenomena yang ini memberi dampak nyata tidak hanya bagi pasangan tersebut tetapi juga menjadi latar belakang terabaikannya hak anak sebagai mana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara di lapangan guna memotret realitas sosial yang terjadi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa paling banyak hak yang terabaikan adalah hak pengasuhan yang tidak optimal sampai dengan pendidikan dasar seperti penanaman akhlak dan moral yang kurang maksimal akibat ketidaksiapan mental dan finansial orang tua yang masih sangat muda. Kesulitan ekonomi memaksa orang tua fokus bekerja sehingga anak, terutama yang masih di bawah usia lima tahun, kehilangan figur pendampingan dan pengasuhan yang intensif. Selain itu, tantangan di era digital membuat anak-anak dari pasangan muda ini rentan terhadap pengaruh negatif karena kurangnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan teknologi. Secara keseluruhan, rendahnya pemahaman mengenai tanggung jawab moral dan pola asuh yang benar menjadi penghambat utama anak mendapatkan hak tumbuh kembangnya secara optimal.