Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Alih Kode dan Campur Kode dalam Youtube Channel Keluarga Bacil Hana Tri Wardani; Linda Eka Pradita; Hari Wahyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Tiga (3) Negara: Indonesia, Taiwan dan Jor
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/ewphnf28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam vlog YouTube Keluarga Bacil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa tuturan lisan yang terdapat dalam satu video vlog Keluarga Bacil yang dipilih secara purposive sampling karena mengandung fenomena kebahasaan yang kaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan pencatatan dengan cara menonton video secara berulang, mentranskripsikan tuturan, serta mengklasifikasikan data sesuai kategori alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video vlog yang dianalisis terdapat fenomena alih kode dan campur kode. Bentuk alih kode yang ditemukan adalah alih kode eksternal, yaitu peralihan bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Thailand serta dari bahasa Inggris ke bahasa Thailand. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan empat data alih kode eksternal, yang terdiri atas dua data alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Thailand dan dua data alih kode dari bahasa Inggris ke bahasa Thailand. Alih kode tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor lawan tutur, kehadiran orang ketiga, perubahan topik pembicaraan, dan tujuan membangkitkan humor. Selain itu, penelitian ini juga menemukan sebelas data campur kode yang meliputi penyisipan kata, frasa, perulangan kata, klausa, baster, dan idiom yang berasal dari bahasa Inggris dan bahasa Thailand. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi faktor sikap penutur (attitude type) dan faktor kebahasaan (linguistic type). Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik dengan menunjukkan dinamika penggunaan bahasa dalam media digital, khususnya vlog keluarga, sebagai refleksi interaksi sosial masyarakat multibahasa.
Semiotics and Meaning in the Song “Cundamani” by Denny Caknan: Pierce's Approach Hana Tri Wardani; Mursia Ekawati
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 7 No. 2 (2025): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v7i2.5833

Abstract

This research analyzes the lyrics of the song “Cundamani” by Denny Caknan using Peirce's semiotic approach, which involves the concepts of icon, index, and symbol. The purpose of this research is to reveal the deep meaning in the song lyrics through the identification and interpretation of linguistic signs. This song was chosen because it contains some lyrics that contain symbolic meanings that can be analyzed using Peirce's semiotic approach. The method used is a qualitative analysis of the song lyrics, where data is collected through translation and classification of icons, indices, and symbols. The results show that the meaning of the song “Cundamani” is built through the interaction between the signs. Icons in the lyrics, such as tears and light, represent real objects, while signifiers associate feelings with actions, and symbols refer to social concepts such as love and hope. The star symbol, for example, depicts guidance and support in the face of life's difficulties. In conclusion, this semiotic analysis reveals the emotional, spiritual and relational messages contained in the song, including the theme of love.