Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam vlog YouTube Keluarga Bacil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa tuturan lisan yang terdapat dalam satu video vlog Keluarga Bacil yang dipilih secara purposive sampling karena mengandung fenomena kebahasaan yang kaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan pencatatan dengan cara menonton video secara berulang, mentranskripsikan tuturan, serta mengklasifikasikan data sesuai kategori alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video vlog yang dianalisis terdapat fenomena alih kode dan campur kode. Bentuk alih kode yang ditemukan adalah alih kode eksternal, yaitu peralihan bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Thailand serta dari bahasa Inggris ke bahasa Thailand. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan empat data alih kode eksternal, yang terdiri atas dua data alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Thailand dan dua data alih kode dari bahasa Inggris ke bahasa Thailand. Alih kode tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor lawan tutur, kehadiran orang ketiga, perubahan topik pembicaraan, dan tujuan membangkitkan humor. Selain itu, penelitian ini juga menemukan sebelas data campur kode yang meliputi penyisipan kata, frasa, perulangan kata, klausa, baster, dan idiom yang berasal dari bahasa Inggris dan bahasa Thailand. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi faktor sikap penutur (attitude type) dan faktor kebahasaan (linguistic type). Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik dengan menunjukkan dinamika penggunaan bahasa dalam media digital, khususnya vlog keluarga, sebagai refleksi interaksi sosial masyarakat multibahasa.
Copyrights © 2026