Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Machine Learning untuk Prediksi Performa Lari Berdasarkan Data Strava Ardi Kurniawan; Didiet Hendrawan; Agung Wibowo
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v3i1.4870

Abstract

This study aims to develop a predictive model to estimate running performance represented by pace (min/km) using activity data from Strava. The motivation stems from the fact that runners’ daily activity logs are often used only for descriptive tracking rather than as an evidence-based foundation for personalized and predictive training planning. The dataset consists of 120 running activities, with predictors including distance (km), training duration (min), elevation gain (m), and heart rate (bpm). Data preprocessing involved invalid record removal, outlier handling, and format standardization. A multiple linear regression model was then constructed and evaluated using the coefficient of determination (R²) and error metrics, namely Mean Absolute Error (MAE) and Root Mean Square Error (RMSE) on the test set. The results indicate that training load and physiological variables jointly explain a meaningful proportion of pace variability, offering a quantitative basis for understanding factors associated with running performance. Overall, these findings suggest that Strava data can be leveraged to build practical performance prediction models to support data-driven training decisions.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediktif untuk memperkirakan performa lari yang direpresentasikan oleh pace (menit/km) menggunakan data aktivitas dari platform Strava. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pemanfaatan data aktivitas harian pelari yang masih dominan bersifat deskriptif (evaluasi masa lalu) dan belum banyak digunakan untuk mendukung perencanaan latihan yang lebih terukur dan personal. Dataset penelitian terdiri dari 120 aktivitas lari, dengan variabel prediktor meliputi jarak tempuh (km), durasi latihan (menit), perubahan elevasi (m), dan denyut jantung (bpm). Data dipraproses melalui pembersihan data tidak valid, penanganan nilai ekstrem, dan standarisasi format, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Evaluasi model dilakukan menggunakan koefisien determinasi (R²) serta metrik galat Mean Absolute Error (MAE) dan Root Mean Square Error (RMSE) pada data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi variabel latihan dan fisiologis dapat menjelaskan variasi pace secara bermakna, serta memberikan dasar kuantitatif untuk memahami faktor-faktor yang berasosiasi dengan performa lari. Temuan ini mengindikasikan bahwa data Strava berpotensi dimanfaatkan untuk membangun model prediksi performa yang aplikatif sebagai dukungan pengambilan keputusan latihan berbasis data.
Implementasi Machine Learning untuk Prediksi Performa Lari Berdasarkan Data Strava Ardi Kurniawan; Didiet Hendrawan; Agung Wibowo
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v3i2.4864

Abstract

This research aimed to examine the utilization of running activity data obtained from the Strava platform in developing a machine learning–based model for predicting running performance. The main issue underlying this study was the suboptimal use of runners’ daily activity data as a scientific foundation for designing predictive and personalized training programs. This study implemented machine learning algorithms to predict running performance by using distance, speed, training duration, elevation changes, and heart rate as input variables. A quantitative method was applied through multiple linear regression analysis on 120 samples of running activity data. The results showed that speed was the most influential factor, contributing 54.02% to performance variation, followed by distance at 37.45% and heart rate at 29.27%. The developed model was able to explain more than 50% of the variation in running performance, with low prediction error rates based on Mean Absolute Error (MAE) and Root Mean Square Error (RMSE). These findings indicate that the integration of machine learning and Strava data is effective in producing accurate and practical running performance predictions.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan data aktivitas lari yang diperoleh dari platform Strava dalam membangun model prediksi performa lari berbasis machine learning. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah belum maksimalnya pemanfaatan data aktivitas harian pelari sebagai dasar ilmiah dalam perancangan program latihan yang bersifat prediktif dan personal. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma machine learning untuk memprediksi performa lari dengan menggunakan variabel jarak tempuh, kecepatan, durasi latihan, perubahan elevasi, dan denyut jantung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda terhadap 120 sampel data aktivitas lari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan merupakan faktor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap variasi performa sebesar 54,02%, disusul oleh jarak tempuh sebesar 37,45% dan denyut jantung sebesar 29,27%. Model yang dikembangkan mampu menjelaskan lebih dari 50% variasi performa lari dengan tingkat kesalahan prediksi yang rendah berdasarkan nilai Mean Absolute Error (MAE) dan Root Mean Square Error (RMSE). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi machine learning dengan data Strava efektif dalam menghasilkan prediksi performa lari yang akurat dan aplikatif.