Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Perkalian Siswa Kelas III SDN 3 Munjuljaya Desviana Azzahra; Atep Lesmana; Wina Mustikaati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas III SDN 3 Munjuljaya pada materi perkalian melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 32 siswa. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan NHT meningkatkan pemahaman matematis siswa secara bertahap. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 47% pada pra-siklus menjadi 60% pada siklus I dan 88% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas pada akhir tindakan mencapai 89. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif berdiskusi, lebih berani mengemukakan pendapat, dan lebih siap menjawab pertanyaan secara individual maupun kelompok. Dengan demikian, model NHT efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Think-Pair-Share (TPS) untuk Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa SDN 3 Pasirtanjung Dea Da Silva; Atep Lesmana; Wina Mustikaati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 3 Pasirtanjung melalui penerapan model Think-Pair-Share (TPS) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes awal, tes akhir, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPS meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa secara bertahap. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 58,33% dengan rata-rata nilai 72,10, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 91,67% dengan rata-rata 84,38. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan hingga kategori sangat baik. Dengan demikian, model TPS efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.