aprili_a Sutiyawati
IAIN SORONG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Resolusi Konflik di era Digital: Strategi Untuk lembaga pendidikan aprili_a Sutiyawati
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 April 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v1i1.1754

Abstract

Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara individu dan organisasi, termasuk lembaga pendidikan, menghadapi dan menyelesaikan konflik. Transformasi digital memberikan peluang sekaligus tantangan baru dalam manajemen konflik yang membutuhkan pendekatan inovatif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan strategi resolusi konflik yang relevan di era digital, khususnya untuk diterapkan oleh lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur sistematis dan analisis kualitatif terhadap studi kasus konflik yang terjadi di lembaga pendidikan. Penelitian ini juga mengadopsi pendekatan eksploratif untuk memahami peran teknologi, seperti media sosial, aplikasi komunikasi, dan platform kolaborasi digital, dalam memediasi dan menyelesaikan konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya mempercepat eskalasi konflik melalui penyebaran informasi yang tidak terkendali tetapi juga menyediakan alat efektif untuk deteksi dini, komunikasi yang lebih transparan, dan mediasi berbasis teknologi. Strategi yang diusulkan meliputi penerapan platform komunikasi digital yang aman, pelatihan keterampilan literasi digital untuk tenaga pendidik dan siswa, serta pengembangan kebijakan institusional yang mendukung resolusi konflik berbasis data dan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan resolusi konflik melalui pemanfaatan digitalisasi dapat menciptakan penyelesaian konflik yang lebih efektif dan efisien namun, hal ini harus didukung oleh kerangka kerja etis dan peningkatan kompetensi digital semua pihak yang terlibat.Kata Kunci: Resolusi Konflik, Digitalisasi, Lembaga Pendidikan.