Iskandar Ahmaddien
Universitas Sangga Buana, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Mendorong Adaptasi Organisasi di Era Digital pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan Iskandar Ahmaddien; Vip Paramarta; R. Aryanti Ratnawati; Fitria Lilyana
Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jesi.05.03.12

Abstract

Transformasi digital dalam organisasi publik menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif agar institusi mampu mempertahankan kinerja dan efektivitas kerja di tengah perubahan sistem, teknologi, dan tuntutan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sumber daya manusia dalam mendorong adaptasi organisasi di era digital pada Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di BPS Nunukan berlangsung melalui pengembangan kompetensi, pembelajaran kerja, pembiasaan penggunaan sistem digital, serta penguatan koordinasi internal organisasi. Temuan juga menunjukkan bahwa efektivitas adaptasi organisasi dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kepemimpinan, budaya kerja kooperatif, dan kemauan belajar pegawai, serta faktor penghambat berupa variasi kapasitas adaptasi, keterbatasan tertentu dalam sumber daya, dan kebutuhan pembaruan kompetensi yang terus berkembang. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia tidak hanya berfungsi sebagai aspek administratif, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun kapasitas adaptif dan meningkatkan kinerja organisasi publik di era digital.
Peran Human Resource Development dalam Membangun Kapabilitas Adaptif Organisasi Publik di Era Digital: Studi Kualitatif pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Iskandar Ahmaddien; Vip Paramarta; R. Aryanti Ratnawati; Fitria Lilyana
Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jesi.05.03.13

Abstract

Transformasi digital telah mendorong organisasi publik untuk menyesuaikan pola kerja, tata kelola, dan kapasitas aparatur agar mampu merespons perubahan lingkungan yang semakin dinamis. Dalam konteks tersebut, Human Resource Development (HRD) menjadi elemen strategis dalam membangun kapabilitas adaptif organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran HRD dalam membangun kapabilitas adaptif Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran HRD tampak dalam penguatan kompetensi aparatur, pembelajaran kerja formal dan informal, penyesuaian pola kerja, serta pengembangan budaya belajar yang mendukung respons organisasi terhadap perubahan digital. Kapabilitas adaptif organisasi termanifestasi melalui peningkatan fleksibilitas kerja, responsivitas administratif, pembelajaran kolektif, dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap sistem kerja baru. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital dalam organisasi publik tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada kualitas pengembangan sumber daya manusia yang mampu menopang adaptasi organisasi secara berkelanjutan. Temuan ini berkontribusi pada penguatan kajian HRD dalam sektor publik sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan SDM aparatur yang lebih adaptif di era digital.