Bambang Melga Suprayogi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI KULINER TRADISIONAL KHAS KOTA YOGYAKARTA UNTUK ANAK 9-11 TAHUN Lulu Nuryasfia Amanda; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan tradisional khas Yogyakarta merupakan bagian penting dariidentitas budaya yang perlu dilestarikan. Sayangnya, dokumentasi mengenaimakanan khas ini masih terbatas, terutama dalam bentuk media edukatif yangmenarik bagi anak-anak. Perubahan pola konsumsi dan meningkatnya popularitasmakanan cepat saji menyebabkan berkurangnya minat anak-anak terhadap makanantradisional. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan interaktif seperti buku ilustrasiuntuk mengenalkan makanan tradisional dengan cara yang menarik dan mudahdipahami. Buku Ilustrasi dipilih karena media visual terbukti lebih efektif dalammembantu anak-anak memahami konsep baru. Selain itu, buku ini menggunakan duaBahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa untuk mendorong penggunaanBahasa daerah. Studi dalam perancangan buku ini mencakup wawancara denganpara ahli, kajian literatur, serta observasi preferensi anak-anak terhadap bukubergambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual yang kuat, Bahasasederhana, serta warna dan karakter yang menarik membuat buku lebih efektifsebagai media pembelajaran. Penelitian ini menekankan pentingnya media visualdalam mengajarkan anak-anak tentang makanan tradisional khas Yogyakarta.Dengan pendekatan kreatif melalui buku ilustrasi, diharapkan anak-anak lebihmengenal dan menghargai makanan tradisional serta budaya lokal mereka. Selainitu, proyek ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan media edukatif lain yangbertujuan melestarikan budaya Indonesia.Kata kunci: buku ilustrasi, kuliner tradisional Yogyakarta, media edukasi, pelestarianbudaya
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI PANDUAN DIRI CARA MENGELOLA OVERTHINKING BAGI KALANGAN REMAJA DI KOTA BANDUNG Fitria Azzakhra Noorhidayatika; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Overthinking merupakan kecenderungan untuk memikirkan sesuatu secaraberlebihan dan berulang, yang dapat berdampak serius pada kesehatan mentalremaja. Jika tidak ditangani dengan tepat, overthinking dapat berkembang menjadigangguan psikologis yang lebih berat seperti kecemasan kronis, depresi, hingga risikobunuh diri. Sayangnya, pendekatan klinis belum tentu menjadi pilihan utama bagisebagian remaja karena adanya hambatan akses dan stigma yang menyertainya.Sementara itu, ketersediaan media edukatif non-klinis yang berfokus pada isuoverthinking masih terbatas, terutama yang dirancang dengan pendekatan visual.Oleh karena itu, diperlukan alternatif media yang mampu menjembatani kebutuhantersebut dan mendorong remaja mengenali serta mengelola overthinking secaramandiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studipustaka, wawancara, dan kuisioner. Analisis dilakukan melalui teknik analisis visualserta matriks perbandingan. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi panduan diriberjudul Urai, Cuma Kusut Kok, Bukan Simpul Mati, yang memadukan narasi reflektif,konten visual, dan halaman interaktif. Buku ini dirancang untuk mendampingi remajadalam memahami overthinking melalui penyampaian visual yang komunikatif.Penelitian ini menghasilkan media visual non-klinis yang dapat dijadikan alternatifawal dalam proses penyadaran dan pengelolaan overthinking di kalangan remaja.Kata kunci: Overthinking, Kesehatan Mental Remaja, Buku Ilustrasi
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI SEBAGAI MEDIA EDUKASI MENSTRUASI UNTUK USIA 9-12 TAHUN Mita Alfiani; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi tentunya dirasakan oleh setiap perempuan, namun masih banyakanak perempuan yang merasa takut, bingung, bahkan cemas saat mengalaminya pertamakali. Kurangnya pendidikan dan pemahaman yang kurang mengenai menstruasi, caramengatasinya, serta pentingnya menjaga kebersihan diri selama menstruasi menjadipenyebab utama ketakutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membantu anakperempuan mempersiapkan diri menghadapi menstruasi pertama dengan buku ilustrasiedukatif. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini melibatkan studi pustaka,observasi langsung, penyebaran kuesioner secara daring, serta wawancara. Hasil darikuesioner yang telah disebarkan menunjukkan bahwa 25% dari total 35 responden anakperempuan merasa tidak nyaman ketika membahas topik menstruasi, serta mengalamidiskriminasi dari lingkungan sekitarnya. Sebagai solusi, penulis merancang buku ilustrasiyang berisi informasi tentang siklus menstruasi, alat sanitasi, pola makan, dan hal yangperlu dihindari saat menstruasi. Buku dikemas melalui gaya visual yang menarik daninteraktif agar mudah dipahami, sehingga anak perempuan merasa lebih siap dalammenghadapi menstruasi. Diharapkan bahwa buku ini akan berfungsi sebagai sumberpembelajaran yang memfasilitasi kesehatan reproduksi anak perempuan sejak usia muda.Kata Kunci: Anak-anak, Buku Edukasi, Menstruasi
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK UMUR 10-14 TAHUN TENTANG DIABETES MELITUS TIPE 1 Syalieza Restu Putri; Bambang Melga Suprayogi; Nisa Eka Nastiti
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 1 (DMT1) merupakan penyakit kronis yang semakin banyak dialamioleh anak-anak di Indonesia. Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI),jumlah anak penderita diabetes tipe 1 terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi inimenuntut pemahaman yang baik, tidak hanya oleh orang tua, tetapi juga oleh anak itusendiri agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan mandiri dan sehat. Namun,kurangnya media edukasi yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak menyebabkaninformasi medis sering kali sulit dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bukuilustrasi edukatif yang mampu meningkatkan pemahaman anak mengenai penyakitdiabetes melitus tipe 1. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan dokterspesialis anak dan orang tua anak dengan DMT1, observasi lapangan di rumah sakit, sertastudi pustaka mengenai desain komunikasi visual, edukasi kesehatan anak, dan psikologiperkembangan anak. Perancangan dilakukan dengan menyesuaikan gaya bahasa,ilustrasi, dan konten naratif yang sesuai dengan karakteristik kognitif anak usia 7–11tahun. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah buku ilustrasi yang dirancang denganpendekatan visual naratif, karakter fiksi yang relatable, dan penyajian informasi medissecara ringan dan menyenangkan. Buku ini diharapkan dapat menjadi media bantuedukasi bagi anak penderita DMT1 dalam memahami kondisi mereka secara mandiri,serta mendukung peran orang tua dan tenaga medis dalam proses edukasi yang lebihefektif.Kata Kunci: Buku Ilustrasi, Diabetes Melitus Tipe 1, Anak-anak, Edukasi Kesehatan
PERANCANGAN ENVIRONMENTAL GRAHIC DESIGN UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN WISATA DI KERATON KASEPUHAN CIREBON Hanifah Fathiarahma; Nisa Eka Nastiti; bambang Melga Suprayogi
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keraton Kasepuhan Cirebon merupakan salah satu situs budaya bersejarah yangmenjadi destinasi wisata unggulan di Cirebon. Namun, hasil observasi dan wawancaramenunjukkan bahwa sebagian pengunjung mengalami kebingungan dalam menavigasiarea keraton akibat media informasi dan navigasi yang kurang efektif. Wayfinding yangtersedia terbatas jumlah dan penyebarannya, serta kurang didukung oleh visualisasi yangkomunikatif seperti peta, piktogram, atau narasi sejarah visual. Sebagian besarpengunjung juga memilih tidak menggunakan jasa pemandu, sehingga membutuhkanmedia yang dapat membantu eksplorasi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untukmerancang Environmental Graphic Design yang informatif dan representatif terhadapbudaya lokal guna meningkatkan kualitas pengalaman wisata di Keraton Kasepuhan.Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pengunjungdan pengurus keraton, kuesioner, serta studi pustaka. Hasil dari penelitian ini berupakonsep dan rancangan media informasi seperti papan penunjuk arah, papan informasi,denah lokasi, dan panduan wisata yang terintegrasi secara visual dan naratif. Perancanganini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan navigasi, pemahaman sejarah danbudaya, serta memberikan pengalaman wisata yang lebih menyenangkan, mandiri, danberkesan bagi pengunjung Keraton Kasepuhan Cirebon.Kata kunci: Environmental Graphic Design, Keraton Kasepuhan, pengalaman wisatawayfindingla