This Author published in this journals
All Journal eCo-Buss
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Omset Warung Kelontong di Kecamatan Biringkanaya Nur Aliyah; Abd. Rahim; Diah Retno Dwi Hastuti; Sri Astuty
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.2488

Abstract

Seiring dengan perkembangan waktu, ritel modern di Indonesia telah mengalami peningkatan yang signifikan. Fenomena ini membawa dampak terhadap berbagai aspek ekonomi, termasuk pendapatan pedagang warung kelontong tradisional. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis seberapa besar pengaruh ‘lama pendidikan, lama usaha, jam kerja, dan’ jarak terhadap omzet warung kelontong di Kecamatan Biringkanaya. Sampel penelitian ini terdiri dari 94 responden yang dipilih secara acak (random sampling). Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis linear berganda. Model regresi menunjukkan Adjusted R² sebesar 0,422, yang menunjukkan bahwa 42,2% variasi omzet dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen yang diteliti. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa jam kerja dan jarak memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap omzet penjualan (p < 0.01), sementara lama pendidikan dan lama usaha tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel independen secara simultan berpengaruh positif terhadap omzet penjualan dengan signifikansi sebesar 0,001. Ini menandakan bahwa keberadaan ritel modern memengaruhi omzet warung kelontong, di mana pedagang yang bekerja lebih lama dan berlokasi dekat dengan konsumen cenderung mendapatkan lebih banyak pelanggan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah mempertimbangkan regulasi jumlah ritel modern untuk mendukung keberlanjutan usaha warung kelontong. Dengan mempertimbangkan regulasi yang tepat, diharapkan para pelaku usaha tradisional dapat meningkatkan kualitas layanan dan inovasi dalam menjawab tantangan persaingan. Selain itu, pelatihan dalam manajemen usaha dan pemasaran juga dapat membantu pedagang untuk lebih memahami kebutuhan pelanggan dan mengembangkan strategi yang lebih efektif. Melalui langkah-langkah ini, warung kelontong diharapkan mampu bersaing dan berkembang di tengah maraknya  ritel modern.