Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Keripik Singkong Menuju Pasar Ekspor: Efektifitas Mesin Produksi dan Optimalisasi Website Pemasaran Rachma Bhakti Utami; Evi Fajriantina Lova; Yulis Nurul Aini
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3152

Abstract

Singkong merupakan salah satu komoditas unggulan di Desa Pandansari Lor, Kelurahan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa ini merupakan salah satu sentra penghasil singkong, sehingga memiliki potensi besar untuk pengembangan produk olahan bernilai ekspor. Secara nasional, Indonesia menempati urutan kelima produsen singkong terbesar di dunia dengan total produksi mencapai 18,3 juta ton pada tahun 2020. Jawa Timur sendiri merupakan lima besar provinsi penghasil singkong terbesar di Indonesia. UMKM PT Anugrah Jaya Food (merek Extradelicious) merupakah produsen keripik singkong di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang yang memiliki potensi besar untuk mengekspor produk khususnya keripik singkong. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dirancang untuk menjawab tantangan utama yang dihadapi mitra, seperti strategi pemasaran yang masih konvensional serta masih rendahnya penyerapan terhadap bahan baku singkong yang berlebih di daerah ini. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan pengabdian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, hingga pendampingan intensif. Intervensi yang diberikan meliputi penerapan teknologi tepat guna, seperti mesin perajang kapasitas besar. Di bidang manajemen usaha, dilakukan penguatan pemasaran digital melalui pembuatan website company profile sebagai etalase produk dan sarana pemesanan daring. Hasilnya, mitra mengalami peningkatan jumlah produksi serta perluasan akses pasar hingga membuka peluang ekspor produk keripik singkong ke tingkat global.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Event Kesenian Jaranan sebagai Atraksi Wisata Budaya di Desa Tulus Besar yanik lailinas sakinah; Achmad Suyono; Rina Rachmawati; Ane Fany Novitasari; Evi Fajriantina Lova
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.9368

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata budaya melalui pelatihan dalam pengelolaan acara seni tari tradisional Jaranan di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Desa ini memiliki potensi seni dan budaya yang besar, namun pengelolaannya masih dilakukan secara tradisional dengan strategi profesional yang minim, sehingga kurang optimal dalam menarik wisatawan. Melalui PPM ini, para pegiat seni diberikan pelatihan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, promosi, dan monitoring acara seni. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tujuh tahap, yaitu perencanaan, persiapan dan koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pembimbingan, pemantauan dan evaluasi, serta publikasi. Kegiatan ini diikuti oleh pegiat seni Jaranan di Desa Tulusbesar, dengan fokus tidak hanya pada pemahaman teoritis pengelolaan acara tetapi juga implementasinya secara praktis. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para pegiat seni mampu menyelenggarakan dan melaksanakan serangkaian acara, mulai dari perencanaan acara yang komprehensif hingga evaluasi kegiatan, dengan bantuan tim PPM. Bukti nyata dari pencapaian ini, dapat dilihat dari hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa 70% peserta sangat setuju bahwa pelatihan sesuai dengan kebutuhan, dan 100% peserta menyatakan mengalami peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan even. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mempromosikan seni jaranan sebagai ikon pariwisata budaya yang berkelanjutan dengan potensi untuk meningkatkan citra dan daya tarik desa sebagai destinasi wisata dan budaya.