Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Akuntansi Keuangan Serta Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Nilai Tambah UMKM (Kreativitas Pengolahan Produk Pisang) Eka Sariningsih; Nevy Prastia; Irma Dewi Permatasari; Meliana Anggraini; Nabella Syalsabela Putri
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3270

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan UMKM dalam pengolahan produk berbahan dasar pisang. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dalam pemasaran digital untuk memperluas penjualan dan meningkatkan nilai jual produknya dan mengelola keuangan usaha serta menghitung harga pokok produksi (HPP). Pemanfaatkan pemasaran digital pada UMKM berperan dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, banyak pelaku usaha yang belum mampu mencatat laporan keuangan, belum memahami perhitungan HPP dengan benar, dan belum mampu memaksimalkan potensi pemasaran digital. Metode pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari survei awal, persiapan kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan pelatihan pada UMKM pengolahan produk pisang Desa Sumber Agung menunjukkan peningkatan keterampilan dalam mencatat transaksi keuangan, menghitung harga pokok produksi secara akurat, dan mempromosikan produk melalui media digital dengan kemasan yang lebih menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk dan memberikan keterampilan pengelolaan keuangan untuk mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
PENGARUH DAN DAMPAK LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM STUDY KASUS PADA SHIS KEBAB Muhammad Lutfhi; Intan Komalasari; Meliana Anggraini; Muhammad Alfinoor
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.9880

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the role of financial literacy in shaping financial management behavior among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Financial literacy is an important aspect of business sustainability, as many MSME actors still operate their businesses without systematic financial management practices. This condition may affect the ability of business owners to plan, manage, and evaluate their financial conditions in a sustainable manner. This research employed a descriptive qualitative approach using a case study design at the Shis Kebab MSME located in Tanjung Bintang District, South Lampung Regency. Data were collected through in-depth interviews with the business owner as the main informant using an open-ended interview guide. The collected data were then analyzed descriptively to describe the level of financial literacy and the financial management practices implemented in daily business activities. The results show that the business owner has a basic understanding of several financial products, such as savings accounts and digital banking services. However, financial records are still maintained in a simple manner and have not been organized into systematic financial reports, and there is no clear separation between business and personal finances. In addition, business planning is still oriented toward short-term needs, and the business owner has not had access to financial management training from formal institutions. These findings indicate that improving financial literacy is necessary to support more effective and sustainable financial management among MSMEs. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Literasi keuangan menjadi aspek penting bagi keberlanjutan usaha karena masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan kegiatan usaha tanpa didukung oleh praktik pengelolaan keuangan yang sistematis. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan pelaku usaha dalam merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi kondisi keuangan usahanya secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada UMKM Shis Kebab yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha sebagai informan utama menggunakan pedoman pertanyaan terbuka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pemahaman literasi keuangan serta praktik pengelolaan keuangan yang dilakukan dalam kegiatan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha telah memiliki pemahaman dasar mengenai beberapa produk keuangan seperti tabungan dan layanan perbankan digital. Namun, praktik pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana, belum disusun dalam laporan keuangan yang sistematis, serta belum terdapat pemisahan yang jelas antara keuangan usaha dan keuangan pribadi. Selain itu, perencanaan usaha masih berorientasi pada kebutuhan jangka pendek dan pelaku usaha belum memiliki akses terhadap pelatihan pengelolaan keuangan dari lembaga formal. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan diperlukan untuk mendukung pengelolaan keuangan UMKM yang lebih efektif dan berkelanjutan.