CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENGARUH DAN DAMPAK LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM STUDY KASUS PADA SHIS KEBAB

Lutfhi, Muhammad (Unknown)
Komalasari, Intan (Unknown)
Anggraini, Meliana (Unknown)
Alfinoor, Muhammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 May 2026

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the role of financial literacy in shaping financial management behavior among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Financial literacy is an important aspect of business sustainability, as many MSME actors still operate their businesses without systematic financial management practices. This condition may affect the ability of business owners to plan, manage, and evaluate their financial conditions in a sustainable manner. This research employed a descriptive qualitative approach using a case study design at the Shis Kebab MSME located in Tanjung Bintang District, South Lampung Regency. Data were collected through in-depth interviews with the business owner as the main informant using an open-ended interview guide. The collected data were then analyzed descriptively to describe the level of financial literacy and the financial management practices implemented in daily business activities. The results show that the business owner has a basic understanding of several financial products, such as savings accounts and digital banking services. However, financial records are still maintained in a simple manner and have not been organized into systematic financial reports, and there is no clear separation between business and personal finances. In addition, business planning is still oriented toward short-term needs, and the business owner has not had access to financial management training from formal institutions. These findings indicate that improving financial literacy is necessary to support more effective and sustainable financial management among MSMEs. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Literasi keuangan menjadi aspek penting bagi keberlanjutan usaha karena masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan kegiatan usaha tanpa didukung oleh praktik pengelolaan keuangan yang sistematis. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan pelaku usaha dalam merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi kondisi keuangan usahanya secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada UMKM Shis Kebab yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha sebagai informan utama menggunakan pedoman pertanyaan terbuka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pemahaman literasi keuangan serta praktik pengelolaan keuangan yang dilakukan dalam kegiatan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha telah memiliki pemahaman dasar mengenai beberapa produk keuangan seperti tabungan dan layanan perbankan digital. Namun, praktik pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana, belum disusun dalam laporan keuangan yang sistematis, serta belum terdapat pemisahan yang jelas antara keuangan usaha dan keuangan pribadi. Selain itu, perencanaan usaha masih berorientasi pada kebutuhan jangka pendek dan pelaku usaha belum memiliki akses terhadap pelatihan pengelolaan keuangan dari lembaga formal. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan diperlukan untuk mendukung pengelolaan keuangan UMKM yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...