Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ENVIRONMENTAL AUDIT SYSTEM FOR PROTECTION OF THE RIGHT TO A GOOD ENVIRONMENT AS REVIEWED FROM LAW NUMBER 32 OF 2009 CONCERNING ENVIRONMENTAL PROTECTION AND MANAGEMENT IN INDONESIA Muhammad Endang Sudrajat; Ikomatussuniah Ikomatussuniah; Mas Iman Kusnandar; Firdaus Firdaus; Rani Sri Agustina
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 1 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i1.8273

Abstract

The environmental audit system serves as a tool to protect the right to a healthy environment, as mandated by Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. This includes the declining quality of the environment in Indonesia, which has an impact on public welfare. This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of the environmental audit system and ensure the protection of the right to a healthy environment. The research framework is based on the theory of environmental auditing and sustainable development, with a normative and empirical juridical approach. The implementation of environmental audits highlights the role of regulations, implementation constraints, and their impact on sustainable development. Environmental audits have been shown to encourage compliance with regulations, identify environmental risks, and provide recommendations for improving environmental management. However, obstacles remain, such as a lack of auditor capacity, misalignment between rules and practices, and low transparency in reporting. Recommendations include strengthening regulations, community engagement, and adopting technology to increase transparency and accountability. This document concludes that environmental audits play a crucial role in protecting the community's right to a healthy environment and supporting the Sustainable Development Goals. Key recommendations include strengthening the legal framework, increasing auditor capacity, and actively engaging the community in environmental oversight. With effective implementation, the environmental audit system can become a strategic instrument to maintain the quality of life of the community and the sustainability of ecosystems in Indonesia.
Pengembangan dan Validasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Gamifikasi Menggunakan Genially Serta Dampaknya terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar Gina Martiana Pratiwi; Rina Yuliana; Firdaus Firdaus
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8146

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran esensial dalam kurikulum karena tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga mendukung perkembangan sosial, intelektual, dan emosional siswa. Namun berdasarkan hasil wawancara dan observasi di SDN Mekarjaya siswa menunjukkan rendahnya partisipasi aktif, kurang fokus, dan enggan bertanya dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia yang berdampak pada rendahnya hasil belajar kognitif siswa sehingga diperlukan pengembangan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi menggunakan platform Genially untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia dan mengetahui keberhasilan penggunaan media tersebut dengan mendeskripsikan hasil uji kelayakan, peningkatan hasil belajar kognitif, dan respons siswa. Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Mekarjaya dengan jumlah 34 siswa. Metode yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model 4D (Define, Design, Development, Dessiminate) yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan terhadap data wawancara serta masukan validator ahli melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis kuantitatif digunakan untuk menilai kelayakan dan peningkatan hasil belajar kognitif berdasarkan angket validasi ahli, angket respons siswa, serta hasil pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan persentase sebesar 87,50% dari ahli instrumen, 96,36% dari ahli materi, 94,81% dari ahli media, dan 95,33% dari ahli bahasa. Rata-rata keseluruhan hasil validasi para ahli sebesar 93,50% dengan kategori sangat layak. Hasil peningkatan hasil belajar kognitif ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 49,38 pada pretest meningkat menjadi 82,09 pada posttest serta ketuntasan belajar siswa dari 5,88% pada tahap pretest menjadi 85,29% dengan nilai N-Gain sebesar 0,66 kategori sedang. Respons siswa memperoleh rata-rata 98% dengan kategori sangat bagus. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi menggunakan platform Genially layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V sekolah dasar.