Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Faktor Individu dan Faktor Pekerjaan Terhadap Keluhan Low Back Pain dan Kinerja Perawat di RS Harapan Bunda Anggiet Zallerene Supraba; Reikman D.P. Aritonang; Soehatman Ramli
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10423

Abstract

Tempat kerja adalah lokasi di mana orang berkumpul dan rata-rata bekerja selama sekitar 8 jam per hari. Di tempat kerja, terdapat berbagai aktivitas, dan setiap pekerjaan memiliki risiko serta potensi bahaya yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja (PAK) dan kecelakaan akibat kerja (KAK). Salah satu risiko yang ada adalah Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan bagian dari jenis penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini adalah penelitian yang menerapkan metode kuantitatif kausal komparatif melalui pendekatan kuantitatif. Dalam pengambilan teknik menggunakan Teknik sensus sebanyak 78 perawat. Kuesioner dikirim menggunakan google form dan lembar pengukuran RULA . Alat uji analisis yang digunakan adalah SmartPls versi 3.0.0 dengan metode analisis SEM (Structural Equation Modeling). Hasil dalam penelitian menyatakan variabel faktor individu tidak signifikan terhadap keluhan low back pain dengan nilai T-Statistic 0,835 dan pvalue 0,404, variabel faktor individu signifikan terhadap kinerja dengan nilai T-Statistic 1,492 dan pvalue 0,037, variabel faktor pekerjaan signifikan terhadap keluhan low back pain dengan nilai T-Statistic 0,699 dan pvalue 0,000, variabel faktor pekerjaan tidak signifikan terhadap kinerja dengan nilai T-Statistic 5,107 dan pvalue 0,830 dan variabel keluhan low back pain tidak signifikan terhadap kinerja dengan nilai T-Statistic 2,019 dan pvalue 0,391. Nilai R-Square Keluhan low back pain sebesar 0.932 dan Kinerja sebesar 0,140. Nilai tersebut menunjukkan bahwa faktor individu, faktor pekerjaan terhadap keluhan low back pain sebesar 93,2%. Sedangkan pada faktor individu, faktor pekerjaan terhadap kinerja sebesar 14,0%.