Penelitian ini membahas perancangan Brand Guideline sebagai identitas visual untuk proyek musik Hutan Tropis melalui pendekatan Redesign Branding. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan identitas visual yang kuat dan konsisten, seiring dengan pentingnya pengenalan terhadap merek dalam membangun citra positif dan membedakan merek di pasar. Penelitian ini menggunakan model perancangan prosedural yang merujuk pada metode Alina Wheeler dalam "Designing Brand Identity," dengan penerapan Golden Ratio untuk menciptakan logo yang seimbang. Pemilihan metode ini bertujuan untuk memastikan setiap elemen visual memiliki nilai artistik dan praktis yang tinggi. Implementasi desain dilakukan melalui pengembangan elemen esensial merek, termasuk logo, tipografi, warna, dan aturan penggunaan yang sesuai dengan panduan Emmanuel Mogaji. Untuk menguji efektivitas Brand Guideline, penelitian ini menerapkan metode Cohenn Kappa untuk mengevaluasi kesepakatan antara ahli desain grafis dalam penilaian konsistensi visual. Hasil pengujian menunjukkan tingkat validitas tinggi dengan indeks Cohenn Kappa sebesar 0,77, yang mengindikasikan kesepakatan signifikan antara para ahli. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Redesign Branding dan penerapan Brand Guideline memiliki dampak positif dalam menciptakan konsistensi visual merek Hutan Tropis, sekaligus memberikan kontribusi penting bagi pengelola merek dan desainer dalam memahami strategi yang efektif untuk pengelolaan identitas visual. Penelitian ini juga membuka peluang untuk studi lanjutan dalam mengembangkan panduan merek di berbagai sektor industri.