Pendahuluan: Ketersediaan phantom dalam melakukan praktikum resusitasi jantung paru (RJP) anak sangat terbatas karena harganya yang mahal. Selain itu, phantom yang ada saat ini belum dilengkapi monitor untuk memantau ketepatan posisi dan kedalaman kompresi secara objektif. Tujuan penelitian ini adalah merancang phantom bantuan hidup dasar anak (BADUSANAK) sebagai alat peraga interaktif guna mengoptimalkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan RJP anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (RD) dengan lima tahapan, meliputi analysis, design, development, implementation dan evaluation. Validasi produk dilakukan oleh 4 orang validator ahli (2 dosen Keperawatan Anak dan 2 pranata laboratorium). Uji coba pengguna melibatkan responden sebanyak 33 orang mahasiswa tingkat 3 Prodi D III Keperawatan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar penilaian review tim ahli dan kuesioner kepuasan pengguna. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung nilai rata-rata keseluruhan skor kelayakan. Hasil: Hasil penilaian akhir dari tim validator ahli dan kuesioner responden menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,75. Berdasarkan kategori penilaian, skor tersebut menginterpretasikan bahwa phantom BADUSANAK berada pada kategori sangat baik dan dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran praktikum dengan revisi minor sesuai saran. Diskusi: Modifikasi media pembelajaran berupa manikin interaktif berbasis indikator lampu sensor terbukti efektif membantu mahasiswa meningkatkan kompetensi psikomotorik secara mandiri maupun terstruktur di laboratorium.