Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW ARTIKEL BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI Said Haikal Alfajar; Emil Salim; Yuandani; Dadang Irfan Husori; Parhan; Muthia Deviani Johan
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 7 No 3 (2025): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v7i3.1606

Abstract

Polusi udara terus meningkat setiap tahun sementara fast food menjadi sumber energi yang kurang baik bagi tubuh. Polusi udara dan fast food dapat memicu pembentukan radikal bebas yaitu molekul tidak stabil yang berpotensi merusak sel tubuh. Kerusakan yang ditimbulkan bisa terjadi kanker. Radikal bebas ini dapat dinetralkan dengan bantuan antioksidan, senyawa yang mampu memberikan elektron untuk menstabilkan radikal bebas. Salah satu sumber antioksidan alami yang potensial adalah kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) mengandung senyawa flavonoid yang dikenal memiliki kemampuan sebagai antioksidan alami yang efektif. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji potensi antioksidan yang terdapat dalam kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Studi literatur dilakukan melalui pencarian di Google dan Google Scholar untuk mengumpulkan informasi tentang manfaat antioksidan dari kulit buah naga. Artikel penelitian yang dianalisis adalah publikasi yang terbit dalam rentang tahun 2014 hingga 2024. Berdasarkan hasil penelitian yang dihimpun, kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) terbukti memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami.
POTENSI TANAMAN RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM) SEBAGAI OBAT HERBAL ANTI DIABETES Said Haikal Alfajar; Chairunida Maulida Putri; Astri Wulandari; Sintia Karina Putri; Nabila Apriliani; Ardiansyah Selian
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 8 No 1 (2026): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v8i1.1597

Abstract

Penyakit degeneratif seperti diabetes melitus sudah semakin sering terjadi. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makanan tinggi glukosa dan tidak diseimbangi oleh gerakan fisik yang mencukupi. Kadar gula darah yang terus tinggi akan menyebabkan komplikasi yang berujung dengan kematian. Tanaman rambutan (Nephelium lappaceum) menjadi salah satu alternatif yang dapat dijadikan obat herbal anti diabetes. Metabolit sekunder seperti flavonoid, kuarsetin dan tanin terbukti dapat menurunkan kadar gula darah. Review artikel ini bertujuan mengumpulkan informasi tentang potensi tanaman rambutan (Nephelium lappaceum) sebagai anti diabetes. Studi literatur dilakukan untuk mengumpulkan artikel-artikel dari Google dan Google Scholar. Artikel-artikel tersebut diunduh pada rentang tahun 2015-2024. Artikel-artikel yang dikaji tentang potensi tanaman rambutan (Nephelium lappaceum) sebagai anti diabetes. Dari hasil studi literatur diperoleh bahwa bagian biji, kulit dan daun tanaman rambutan (Nephelium lappaceum) memiliki potensi sebagai anti diabetes. Hal itu dibuktikan dari beberapa eksperimen yang dilakukan pada hewan percobaan. Senyawa yang terkandung adalah flavonoid, kuarsetin dan tanin.