This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pharmacopoeia
Ernita Silviana
Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan tentang Tablet Tambah Darah dengan Sikap dan Tindakan Konsumsi Pada Mahasiswi Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh Burdah Burdah; Alfia Amlisa; Ernita Silviana; Amelia Sari; Rima Hayati
Jurnal Pharmacopoeia Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v5i1.1230

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang umum terjadi pada remaja putri dan disebabkan oleh kurangnya asupan zat gizi penting, terutama zat besi. Di Indonesia, prevalensi anemia pada perempuan masih tergolong tinggi dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada remaja dan dewasa muda. Tablet tambah darah merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencegah anemia, namun kepatuhan dalam mengonsumsinya masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang tablet tambah darah dengan sikap dan tindakan konsumsi pada mahasiswi Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswi Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh. Sampel penelitian berjumlah 78 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang tablet tambah darah dengan sikap terhadap konsumsi (p = 0,001; p < 0,05). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan konsumsi (p = 0,366; p > 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan memengaruhi sikap, tindakan konsumsi yang sebenarnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar pengetahuan. Kesimpulannya, pengetahuan tentang tablet tambah darah berhubungan dengan sikap, tetapi tidak berhubungan dengan tindakan konsumsi pada mahasiswi Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh. Diperlukan penguatan faktor pendukung untuk meningkatkan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah.