Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Affiliator Perempuan sebagai Digital Sales Force dalam Meningkatkan Penjualan Produk Skindivore di Live TikTok Novi Nur Fatimatuzzahro; Wandi Kurniadi
Sanskara Manajemen Dan Bisnis Vol. 4 No. 02 (2026): Sanskara Manajemen dan Bisnis (SMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/smb.v4i02.729

Abstract

Perkembangan ekonomi digital mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, salah satunya melalui sistem affiliate marketing pada platform TikTok. Fitur TikTok Live memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara affiliator dan konsumen sehingga berpotensi meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran affiliator perempuan sebagai digital sales force dalam meningkatkan penjualan produk Skindivore di TikTok Live serta kontribusinya terhadap pemberdayaan perempuan dalam ekonomi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 30 affiliator perempuan Skindivore yang aktif melakukan Live TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tertulis via WhatsApp, observasi aktivitas live streaming, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliator perempuan berperan penting dalam meningkatkan penjualan melalui kemampuan komunikasi persuasif, penguasaan produk, serta pemanfaatan fitur interaktif TikTok Live. Kendala yang dihadapi meliputi persaingan harga, keterbatasan stok, gangguan jaringan, dan perubahan algoritma. Penelitian ini menyimpulkan bahwa affiliator perempuan berperan sebagai digital sales force yang berkontribusi pada peningkatan penjualan sekaligus pemberdayaan perempuan dalam ekonomi digital.
Pengaruh Harga dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Pelanggan pada Pembelian Produk di TikTok Shop Wiwit Fauziah; Wandi Kurniadi
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i1.2305

Abstract

The development of social commerce in Indonesia has driven significant changes in online consumer shopping behavior. Increasingly intense competition among e-commerce platforms requires TikTok Shop to be able to maintain customer loyalty. This study aims to analyze the effect of price and trust on customer loyalty in purchasing products on TikTok Shop. The research employs a quantitative approach using a survey method involving 96 respondents who are active TikTok Shop users. The data analysis technique in this study uses multiple linear regression supported by classical assumption tests. Hypothesis testing is conducted through t-test, F-test, and coefficient of determination analysis. The results show that the price variable has a positive and significant effect on customer loyalty. The trust variable is also found to have a positive and significant effect on customer loyalty. Price and trust simultaneously have a significant influence on customer loyalty with an R² value of 0.523. The findings of this study confirm that an appropriate pricing strategy can increase customer loyalty on TikTok Shop. The enhancement of consumer trust through good service quality also becomes a major factor in maintaining customer loyalty.
Pengaruh Kualitas Produk dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Perempuan di Kedai Kopi Alika Kabupaten Bandung Barat Salvia Rastiyani; Wandi Kurniadi
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qvceh281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian konsumen perempuan di Kedai Kopi Alika Kabupaten Bandung Barat, baik secara parsial maupun simultan. Kedai Kopi Alika dipilih sebagai objek penelitian karena menerapkan model bisnis hulu-hilir dengan mengelola sendiri biji kopi Arabika Java Preanger bersama petani lokal, di tengah ketatnya persaingan dengan waralaba kopi nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 100 responden konsumen perempuan yang dipilih dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan uji instrumen (validitas dan reliabilitas), analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis korelasi, regresi linear berganda, koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t dan uji F) dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk (IS = 80,7%) dan persepsi harga (IS = 79,6%) berada pada kategori baik hingga sangat baik, sedangkan keputusan pembelian (IS = 78,5%) berada pada kategori baik. Kualitas produk terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 7,314; Sig. = 0,000), demikian pula persepsi harga (t = 5,013; Sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 230,499; Sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 82,6% (R² = 0,826), sedangkan sisanya 17,4% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Kualitas produk terbukti sebagai faktor yang lebih dominan (β = 0,562) dibandingkan persepsi harga (β = 0,385). Temuan ini menegaskan pentingnya konsistensi kualitas produk kopi dan strategi harga yang kompetitif dalam mendorong keputusan pembelian konsumen perempuan pada UMKM kedai kopi lokal.