Latar Belakang : Kesehatan reproduksi adalah kondisi fisik, mental, sosial, yang utuh bukan hanya bebas dari penyakit. Remaja rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi akibat kurangnya informasi. Edukasi merupakan proses penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran individu terhadap suatu topik. Salah satu metode edukasi yang efektif adalah melalui video animasi, karena mampu menarik perhatian dan melibatkan indera pendengaran serta indera penglihatan secara bersamaan. Fenomena menunjukkan rendahnya tingkat pengetahuan siswa-siswi dikarenakan kurangnya informasi dan pengajaran terkait kesehatan reproduksi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja kelas VII-4 dan VII-5 di SMPN 8 Palangka Raya. Metode : Penelitian ini menggunakan Pra-Experimental Design dengan bentuk rancangan One-Group Pretest-Posttest. Teknik sampling menggunakan Total Sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 59 responden. Alat ukur menggunakan kuesioner. Hasil : Berdasarkan hasil uji pada Wilcoxon Signed-Rank Test diketahui negative ranks didapatkan hasil nilai Asymp.Sig.(2-tailed) = 0,000<0,50. Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja kelas VII-4 dan VII-5 di SMPN 8 Palangka Raya sehingga diharapkan penelitian ini dapat membantu instansi kesehatan, instansi pendidikan, dan siswa-siswi dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.