p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Melalui Video Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Kelas VII-4 Dan VII-5 Di SMPN 8 Palangka Raya Lailatul Ma’rifah Amaliah; Ayu Puspita; Dian Mitra D. Silalahi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.227

Abstract

Latar Belakang : Kesehatan reproduksi adalah kondisi fisik, mental, sosial, yang utuh bukan hanya bebas dari penyakit. Remaja rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi akibat kurangnya informasi. Edukasi merupakan proses penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran individu terhadap suatu topik. Salah satu metode edukasi yang efektif adalah melalui video animasi, karena mampu menarik perhatian dan melibatkan indera pendengaran serta indera penglihatan secara bersamaan. Fenomena menunjukkan rendahnya tingkat pengetahuan siswa-siswi dikarenakan kurangnya informasi dan pengajaran terkait kesehatan reproduksi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja kelas VII-4 dan VII-5 di SMPN 8 Palangka Raya. Metode : Penelitian ini menggunakan Pra-Experimental Design dengan bentuk rancangan One-Group Pretest-Posttest. Teknik sampling menggunakan Total Sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 59 responden. Alat ukur menggunakan kuesioner. Hasil : Berdasarkan hasil uji pada Wilcoxon Signed-Rank Test diketahui negative ranks didapatkan hasil nilai Asymp.Sig.(2-tailed) = 0,000<0,50. Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja kelas VII-4 dan VII-5 di SMPN 8 Palangka Raya sehingga diharapkan penelitian ini dapat membantu instansi kesehatan, instansi pendidikan, dan siswa-siswi dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian Makanan Seimbang Dengan Status Gizi Anak Pra Sekolah Usia 3-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya Laura Anjelina; Ayu Puspita; Dian Mitra D. Silalahi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.229

Abstract

Latar Belakang: Tingkat pengetahuan seorang ibu merupakan hal yang sangat mempengaruhi pada status gizi anak. Salah satu penyebab  dari  tingginya  angka  kematian  pada  balita  sehingga menurunkan mutu kehidupan serta terganggunya pertumbuhan dan perkembangan adalah kekurangan gizi. Angka kejadian gizi buruk pada anak usia pra sekolah merupakan dampak dari kurangnya pengetahuan ibu dalam pemberian makanan seimbang sesuai kebutuhan anak, oleh karna itu pengetahuan ibu tentang mengetahui seberapa pentingya pemberian makanan seimbang terutama pada anak masa pertumbuhan sangatlah penting. Fenomena yang ada saat ini di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya masih termasuk tempat dimana sering ditemukannya permasalahan tentang status gizi buruk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dalam pemberian makanan seimbang dengan status gizi anak pra sekolah usia 3- 5 tahun di wilayah kerja puskesmas pahandut kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan 40 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan chi-square. Hasil: Dari 40 Responden, terdapat 5 responden (12%) dengan pengetahuan tinggi, 9 Responden (22%) dengan pengetahun sedang, dan terdapat 26 responden (65%) dengan pengetahuan rendah. Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dalam pemberian makanan seimbang dengan status gizi anak pra sekolah usia 3-5 tahun (p-value 0,000 < α 0,05). Kesimpulan: Pengetahuan ibu yang baik mengenai pemberian makanan seimbang terhadap status gizi anak pra sekolah sangatlah penting untuk menjaga anak tetap sehat dan terhindar dari gizi buruk.
Hubungan Pemahaman Masyarakat Tentang Program BPJS Kesehatan Dengan Tingkat Pemanfaatan Layanan Kesehatan Di RT 002 Kelurahan Palangka Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya Yosiana; Ayu Puspita; Dian Mitra D. Silalahi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.232

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan indikator keberhasilan pembangunan. Pemanfaatan BPJS Kesehatan di masyarakat sering kali belum optimal, meskipun cakupan kepesertaan sangat tinggi. Kurangnya pemahaman tentang hak, prosedur, dan manfaat program ini menyebabkan sebagian warga enggan menggunakan layanan kesehatan melalui BPJS. Karena itu, peningkatan literasi kesehatan melalui edukasi di tingkat fasilitas pelayanan primer seperti Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan BPJS secara optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman masyarakat tentang program BPJS Kesehatan dengan tingkat pemanfaatan layanan kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pemahaman masyarakat tentang program BPJS Kesehatan dengan tingkat pemanfaatan layanan kesehatan di RT 002 Kelurahan Palangka. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan rancangan korelasional. Sampel sebanyak 135 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Mayoritas responden memiliki pemahaman cukup mengenai BPJS, namun pemanfaatan layanan kesehatan masih cenderung rendah. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pemahaman masyarakat dengan pemanfaatan layanan kesehatan di wilayah studi(p < 0,05). Kesimpulan: Semakin tinggi pemahaman masyarakat tentang BPJS Kesehatan, semakin tinggi pula tingkat pemanfaatan layanan kesehatannya. Edukasi berkelanjutan mengenai prosedur dan manfaat BPJS perlu ditingkatkan guna meningkatkan akses layanan kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Tentang Perawatan Gigi Dengan Sikap Sikat Gigi Yang Baik Dan Benar Pada Anak Kelas IV Di SD Negeri 4 Palangka Raya Yulianti; Ayu Puspita; Dian Mitra D. Silalahi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.233

Abstract

Latar Belakang : Pengetahuan tentang perawatan gigi pada anak sangat penting karena masa ini merupakan periode kritis dalam pembentukan kebiasaan yang cenderung berlanjut hingga dewasa. Sikap sikat gigi yang baik dan benar pada anak sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan mereka. Anak yang memahami manfaat dan teknik menyikat gigi yang benar cenderung memiliki sikap positif dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut, sehingga sikap sikat gigi menjadi lebih teratur dan efektif. Perawatan gigi yang baik meliputi kebiasaan menyikat gigi dengan teknik yang tepat serta penggunaan pasta gigi berfluoride yang dapat mencegah kerusakan gigi seperti karies. Tujuan : Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang perawatan gigi dengan sikap sikat gigi yang baik dan benar pada anak kelas IV di SD Negeri 4 Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross section. Penelitian ini telah dilakukan tanggal 27 Juni 2025. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi square Hubungan Pengetahuan Tentang Perawatan Gigi Dengan Sikap Sikat Gigi Yang Baik Dan Benar diperoleh nilai p value = 0,010 < 0,05. H1 diterima yang artinya terdapat Hubungan Pengetahuan Tentang Perawatan Gigi Dengan Sikap Sikat Gigi Yang Baik Dan Benar Pada Anak Kelas IV Di SD Negeri 4 Palangka Raya. Kesimpulan: adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang perawatan gigi dengan sikap menyikat gigi yang baik dan benar pada siswa kelas IV.