Latar Belakang: Jajanan merupakan makanan yang digemari masyarakat luas terutama dikalangan remaja. Sumber energi terbesar pada kelompok remaja yang menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah terdapat pada makanan ringan yang di perjualbelikan di lingkungan sekolah. Remaja seringkali membeli jajanan sesuai dengan kesukaan mereka tanpa memikirkan bahan-bahan atau kandungan yang terdapat didalamnya. Makanan jajanan biasanya mengandung banyak zat gizi seperti gula, garam dan lemak daripada zat gizi lainnya Pendidikan kesehatan merupakan bentuk intervensi terhadap perilaku. Pendekatan pendidikan didasarkan pada asumsi tentang hubungan pengetahuan dan perilaku.di lakukan juga pendidikan kesehatan. Tujuan: Mengetahui “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Jajanan Sehat Pada Siswa SMP Guppi Palangka Raya”. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan cross sectional . sampel 41 responden yang di ambil secara total sampling . instrumen yang digunakan berupa kuisioner untuk mengukur tentang pengetahuan pendidikan tentang jajanan sehat .Analisa data yang di gunakan Wilxocon. Hasil : Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi P=0,000 (P<0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan terhadap pengaruh pengetahuan tentang jajanan sehat. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai jajanan sehat di SMP Guppi Palangka Raya. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji statistik Wilcoxon dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, pemberian pendidikan kesehatan dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa dalam memilih jajanan yang sehat.