Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Gaya Hidup Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya Athalia Yundari; Karmitasari Yanra Katimenta; Dessy Hertati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.176

Abstract

Latar Belakang : Gaya hidup seperti pola makan sumber karbohidrat yang sering, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok dan stres dapat menjadi faktor meningkatnya kadar glukosa darah. jumlah penderita diabetes melitus di seluruh dunia diperkirakan mencapai 463 juta pada tahun 2019, meningkat menjadi 578 juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2045. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai penyakit yang dapat berakibat fatal termasuk penyakit jantung, ginjal dan impotensi. Tujuan : untuk mengetahui Hubungan Gaya Hidup Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya. Metode : Rancangan penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya. Sampel berjumlah 83 responden dengan teknik purposive sampling, uji Sperman Rank. Hasil : Uji Statistik Spearman Rank antara gaya hidup dan kadar gula darah menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,215, yang menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan lemah dengan nilai signifikansi sebesar 0,051 > 0,05, menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik pada taraf kepercayaan 95%. Kesimpulan : korelasi Spearman Rank antara gaya hidup dan kadar gula darah menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,215, yang menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan lemah, artinya semakin baik gaya hidup seseorang, cenderung kadar gula darahnya semakin normal.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Jajanan Sehat Pada Siswa Kelas VII & VIII Di SMP Guppi Palangka Raya Samudra; Karmitasari; Dessy Hertati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.342

Abstract

Latar Belakang: Jajanan merupakan makanan yang digemari masyarakat luas terutama dikalangan remaja. Sumber energi terbesar pada kelompok remaja yang menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah terdapat pada makanan ringan yang di perjualbelikan di lingkungan sekolah. Remaja seringkali membeli jajanan sesuai dengan kesukaan mereka tanpa memikirkan bahan-bahan atau kandungan yang terdapat didalamnya. Makanan jajanan biasanya mengandung banyak zat gizi seperti gula, garam dan lemak daripada zat gizi lainnya Pendidikan kesehatan merupakan bentuk intervensi terhadap perilaku. Pendekatan pendidikan didasarkan pada asumsi tentang hubungan pengetahuan dan perilaku.di lakukan juga pendidikan kesehatan. Tujuan: Mengetahui “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Tentang Jajanan Sehat Pada Siswa SMP Guppi Palangka Raya”. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan cross sectional . sampel 41 responden yang di ambil secara total sampling . instrumen yang digunakan berupa kuisioner untuk mengukur tentang pengetahuan pendidikan tentang jajanan sehat .Analisa data yang di gunakan Wilxocon. Hasil : Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi P=0,000 (P<0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan terhadap pengaruh pengetahuan tentang jajanan sehat. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai jajanan sehat di SMP Guppi Palangka Raya. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji statistik Wilcoxon dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, pemberian pendidikan kesehatan dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa dalam memilih jajanan yang sehat.
Efektivitas Terapi Yoga Prenatal dan Postnatal Terhadap Kesehatan Mental pada Ibu Nifas di Daerah Aliran Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut: The Effectiveness of Prenatal dan Postnatal Yoga Therapy on Mental Health in Postpastum Mothers in the Kahayan River Basin, Pahandut Village Dessy Hertati; Stefanicia Stefanicia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11028

Abstract

Perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada masa nifas dapat mempengaruhi kesejahteraan ibu, termasuk kesehatan mentalnya. Gangguan psikologis ibu nifas yang tidak dikelola maka akan berdampak negatif pada kesejahteraan ibu, perkembangan bayi, dan kualitas hubungan keluarga. Tujuan penelitian untuk menganalisis keefektifan terapi yoga prenatal dan postnatal terhadap kesehatan mental pada ibu nifas di Daerah Aliran Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut. Metode penelitian desain penelitian quasi experimental yang menggunakan model nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah ibu nifas dengan riwayat persalinan normal dengan pembagian 2 kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 15 responden yang mengikuti yoga prenatal dan postnatal, sedangkan kelompok kontrol sebanyak 15 responden yang tidak mengikuti yoga prenatal dan postnatal. Instrumen menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Hasil penelitian nilai p sebesar 0.000 bermakna terapi yoga prenatal dan postnatal efektif terhadap kesehatan mental pada ibu nifas. Kesimpulan terapi yoga prenatal dan postnatal secara berkesinambungan terbukti efektif menurunkan risiko gangguan kesehatan mental (depresi dan kecemasan) pada ibu nifas di Daerah Aliran Sungai Kahayan Kelurahan Pahandut.