p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Lama Hari Hospitalisasi Anak Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Di Ruang Topaz RS IHC Lavalette Malang Tahun 2025 Nur Aini Isma; Erlina Suci Astuti; Nurul Pujiastuti; Supono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.387

Abstract

Hospitalisasi pada anak tidak hanya memengaruhi kondisi fisik dan psikologis anak, tetapi juga berdampak pada kondisi emosional orang tua, salah satunya berupa kecemasan yang dapat dipengaruhi oleh lama rawat inap anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama hospitalisasi anak usia 6–12 tahun dengan tingkat kecemasan orang tua di Ruang Rawat Inap Anak Topaz IHC RS Lavalette Malang. Desain penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan metode purposive, dan jumlah sampel 30 responden sesuai perhitungan rumus Slovin. Variabel independen adalah lama hospitalisasi anak, sedangkan variabel dependen adalah tingkat kecemasan orang tua. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,809 yang berarti hubungan sangat kuat dengan p value = 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara lama hospitalisasi anak dengan tingkat kecemasan orang tua. Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan kecemasan adalah pemberian edukasi oleh tim medis, gizi, dan keperawatan terkait kondisi, perawatan, serta kebutuhan nutrisi anak selama dirawat.
Hubungan Penggunaan Patient Transfer Board Pada Tahap Pra Operasi Dengan Tingkat Nyeri Dan Kenyamanan Pasien Di Ruang IB RS Wava Husada Anjas Sitares; Nurul Hidayah; Supono; Naya Ernawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.388

Abstract

Nyeri dan ketidaknyamanan merupakan masalah yang sering dialami pasien saat proses pemindahan atau transfer bed di ruang bedah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan patient transfer board pada tahap pra operasi dengan tingkat nyeri dan kenyamanan pasien di ruang IB RS Wava Husada Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang pasien pra operasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan observasi langsung, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara penggunaan patient transfer board dengan tingkat nyeri pasien dengan nilai koefisien korelasi -0,600 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta hubungan yang kuat antara penggunaan patient transfer board dengan tingkat kenyamanan pasien dengan nilai korelasi 0,614 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan patient transfer board berperan penting dalam mengurangi tingkat nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien selama proses pemindahan pra operasi. Oleh karena itu, penggunaan alat bantu pemindahan pasien seperti patient transfer board direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin dalam pelayanan keperawatan di ruang bedah guna mendukung keselamatan dan kenyamanan pasien.