Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Anak Usia Sekolah Dengan Epilepsi Di Pekanbaru Nur Allima; Riri Novayelinda; Syeptri Agiani Putri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.481

Abstract

Pendahuluan: Epilepsi merupakan gangguan neurologis kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup anak pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan pendidikan. Faktor klinis serta sosial keluarga berperan penting terhadap kualitas hidup anak dengan epilepsi. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup anak usia sekolah dengan epilepsi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 60 anak usia 7–12 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kualitas hidup dan karakteristik responden. Analisis yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman untuk variabel numerik dan uji Chi-Square untuk variabel kategorik. Karena sebagian tabel tidak memenuhi asumsi uji Chi-Square (expected count > 20%), maka digunakan uji alternatif Fisher’s Exact. Hasil: analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (65%) dengan kategori kualitas hidup terbanyak adalah sedang (71,7%), diikuti tinggi (16,7%) dan rendah (11,7%). Uji Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi kejang dengan kualitas hidup, sedangkan usia dan lama mengalami epilepsi tidak signifikan. Uji Fisher’s Exact menunjukkan hubungan signifikan antara kualitas hidup dengan pendapatan orang tua dan pendidikan orang tua, sedangkan jenis kelamin tidak signifikan. Kesimpulan: terdapat hubungan antara frekuensi kejang, pendapatan orang tua, dan pendidikan orang tua dengan kualitas hidup anak usia sekolah dengan epilepsi.