p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Maulana Arif Murtadho
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Agresif Pada Anak Sekolah Dasar Leyra Firnawati; Musthika Wida Mashitah; Maulana Arif Murtadho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.485

Abstract

Meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan anak-anak sekolah dasar telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi dampaknya terhadap perkembangan perilaku. Penggunaan yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat membuat anak-anak terpapar konten agresif yang memengaruhi regulasi emosi dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dan perilaku agresif pada anak SDIT Al-Ikhlas dan SDN Ampel 2 Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif cross-sectional. Sampel penelitian ini sejumlah 60 siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposive sampling. Penggunaan media sosial diukur menggunakan Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIPMS), dan perilaku agresif dinilai menggunakan Kuesioner Agresi Buss–Perry (BPAQ). Data dianalisis menggunakan uji korelasi peringkat Spearman (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar dengan penggunaan media sosial tinggi (67%) dan perilaku agresif tinggi (62%). Ditemukan hubungan positif yang signifikan antara penggunaan media sosial dan perilaku agresif (p = 0,003). Penggunaan media sosial yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan perilaku agresif di kalangan anak-anak sekolah dasar, yang menyoroti perlunya pengawasan orang tua, pendidikan literasi digital.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Di Atas 30 Tahun Di Wilayah Kerja Pustu Bajuh Lili Putiana Rambang; Maulana Arif Murtadho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.508

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini menjelaskan pola makan dan usia merupakan salah satu factor resiko yang dapat menyebabkan hipertensi dapat meningkat, menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa diatas 30 tahun. Metode penelitian: Menggunakan Cross Sectional Sampel diambil secara non probability sampling dengan menggunakan consecutive sampling yaitu pengambilan sampel dari populasi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah sampel 68 orang. Analisa Data: Menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Menunjukkan sebanyak 30 responden (44,1 %) mengalami pola makan baik dan yang mengalami pola makan tidak baik sebanyak 38 responden (55,9%). Pengukuran tekanan darah lebih banyak yang menderita hipertensi adalah derajat 1 sebanyak 37 responden (54,4 %), disusul responden yang menderita hipertensi derajat 2 sebanyak 28 responden (41,2%) dan yang prehipertensi 3 responden (4,4 %). Berdasarkan SPSS nilai signifikan yaitu p value ɑ <0,05 = 0,001 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan pasien hipertensi pada usia dewasa di atas 30 tahun di wilayah kerja Pustu Bajuh. Saran: Diharapkan penelitian ini berguna untuk menjadi referensi bagi penderita hipertensi agar lebih menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Asuhan Keperawatan Gerontik Berbasis Keluarga Pada Lansia Dengan Osteoartritis Dengan Penerapan Intervensi Nonfarmakologis Senam Lansia, Kompres Hangat, Dan Edukasi Kesehatan Di Griya Lansia Hanim Mufarokhah; Maulana Arif Murtadho; Novia Ananda Purwandani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.566

Abstract

Osteoartritis merupakan penyakit degeneratif sendi yang sering dialami lansia dan berdampak pada nyeri serta penurunan kemampuan mobilitas, sehingga memengaruhi kemandirian dan kualitas hidup. Pendekatan nonfarmakologis berbasis keluarga diperlukan sebagai upaya pengelolaan osteoartritis yang aman dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan gerontik berbasis keluarga pada lansia dengan osteoartritis melalui intervensi nonfarmakologis di Griya Lansia. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek dua orang lansia berusia ≥60 tahun yang mengalami osteoartritis. Asuhan keperawatan dilaksanakan melalui tahapan proses keperawatan berdasarkan SDKI, SIKI, dan SLKI, dengan intervensi berupa senam lansia, kompres hangat, dan edukasi kesehatan kepada lansia serta keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan tingkat nyeri dari kategori sedang menjadi ringan pada seluruh responden, peningkatan kemampuan mobilitas, serta peningkatan tingkat pengetahuan lansia dan keluarga setelah edukasi kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan asuhan keperawatan gerontik berbasis keluarga dengan intervensi nonfarmakologis efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan mobilitas lansia dengan osteoartritis. Pendekatan ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif intervensi keperawatan untuk mendukung kemandirian dan kualitas hidup lansia.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Putri Di SMKN 11 Malang Devi Maulidya Syahara; Aloysia Ispriantari; Maulana Arif Murtadho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.607

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode penting dalam perkembangan fisik dan psikologis, di mana status gizi yang baik dan kesehatan mental yang optimal sangat memengaruhi kualitas hidup dan prestasi akademik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kesehatan mental pada remaja perempuan di SMKN 11 Malang. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 187 siswi sebagai responden. Data dikumpulkan melalui pengukuran IMT dan kuesioner DASS-21, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki IMT normal, sementara kesehatan mental sebagian besar berada pada kategori sedang hingga sangat berat, dengan uji Spearman yang menunjukkan hubungan signifikan antara IMT dan kesehatan mental (r = 0,150; p = 0,041). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa status gizi berhubungan dengan kesehatan mental remaja, meskipun kekuatan hubungannya lemah, dan hasil ini dapat menjadi dasar bagi upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis remaja