p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Aloysia Ispriantari
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Sikap Anggota PMR MTs Terpadu Ar-Roihan Lawang Melalui Pelatihan Rawat Luka Terbuka Metode Drill And Practice Enjelica Cindy Flora; Aloysia Ispriantari; Riki Ristanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.535

Abstract

Latar Belakang: Luka terbuka merupakan jenis cedera yang sering dialami oleh remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Kondisi ini menuntut kemampuan pertolongan pertama yang memadai agar komplikasi dapat dicegah. Namun, sikap positif dalam memberikan pertolongan pertama tidak selalu sejalan dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki, sehingga diperlukan metode pelatihan yang mampu meningkatkan kesiapan dan sikap bertindak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan perawatan luka terbuka menggunakan metode drill and practice terhadap sikap anggota Palang Merah Remaja (PMR) MTs Ar-Roihan Lawang. Metode: Penelitian menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner sikap dengan skala Likert yang terdiri dari 25 pernyataan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap anggota PMR setelah diberikan pelatihan. Nilai rata-rata sikap meningkat dari 67,67 pada pretest menjadi 82,27 pada posttest. Uji statistik menunjukkan nilai t = -11,724 dengan derajat kebebasan (df) = 29 dan nilai p < 0,001, yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan perawatan luka terbuka dengan metode drill and practice terbukti efektif dalam meningkatkan sikap positif anggota PMR dalam memberikan pertolongan pertama pada luka terbuka.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Rantau Tingkat Akhir S1 Keperawatan Di ITSK RS Dr. Soepraoen Malang Eko Hadisaputra; Tien Aminah; Aloysia Ispriantari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.547

Abstract

Mahasiswa rantau tingkat akhir rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan adaptasi lingkungan, sehingga dukungan sosial teman sebaya dipandang penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres pada mahasiswa rantau tingkat akhir S1 Keperawatan di ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 114 responden yang dipilih secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan sosial teman sebaya dan kuesioner tingkat stres, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,882 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,014 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan tingkat stres mahasiswa rantau. Sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kategori baik dan cukup, namun tetap berada pada tingkat stres sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa stres mahasiswa rantau tidak semata-mata dipengaruhi oleh dukungan sosial teman sebaya, melainkan juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti beban akademik, strategi koping, dan kemampuan adaptasi. Keterbatasan penelitian ini adalah penggunaan desain potong lintang sehingga tidak dapat menggambarkan hubungan kausal. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel psikologis lain dan menggunakan desain longitudinal. Simpulan penelitian ini adalah dukungan sosial teman sebaya tidak berhubungan secara signifikan dengan tingkat stres pada mahasiswa rantau tingkat akhir S1 Keperawatan di ITSK RS dr. Soepraoen Malang.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Putri Di SMKN 11 Malang Devi Maulidya Syahara; Aloysia Ispriantari; Maulana Arif Murtadho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.607

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode penting dalam perkembangan fisik dan psikologis, di mana status gizi yang baik dan kesehatan mental yang optimal sangat memengaruhi kualitas hidup dan prestasi akademik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kesehatan mental pada remaja perempuan di SMKN 11 Malang. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 187 siswi sebagai responden. Data dikumpulkan melalui pengukuran IMT dan kuesioner DASS-21, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki IMT normal, sementara kesehatan mental sebagian besar berada pada kategori sedang hingga sangat berat, dengan uji Spearman yang menunjukkan hubungan signifikan antara IMT dan kesehatan mental (r = 0,150; p = 0,041). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa status gizi berhubungan dengan kesehatan mental remaja, meskipun kekuatan hubungannya lemah, dan hasil ini dapat menjadi dasar bagi upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis remaja