Ika Kania Fatdo Wardani
Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Medika Suherman (UMEDS)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Akupresur (P6) Terhadap Keluhan Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Sri Nurfadilla Oktaviani; Ika Kania Fatdo Wardani; Rosi Kurnia Sugiharti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.494

Abstract

Mual dan muntah merupakan keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil pada trimester pertama dengan prevelensi 70-80%. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan asupan nutrisi, dan berdampak negatif pada pertumbuhan janin apabila tidak ditangani. Akupresur pada tiitk Pericardium 6 (P6) merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang aman untuk meredakan keluhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Akupresur titik P6 terhadap keluhan mual dan muntah pada ibu hamil tirmester pertama. Metode penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 38 ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual dan muntah, dipilih dengan teknik total sampling, dilaksanakan di TPMB Bidan Siska, Bekasi pada Mei-Juni 2025. Tingkat mual muntah diukur menggunakan kuesioner PUQE (Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea), sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena distribusi data tidak normal (P <0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami mual muntah sedang (76,3%), dan setelah diberikan akupresur mayoritas bergeser ke kategori ringan (71,1%). Uji Wilcoxon membuktikan adanya perbedaan bermakna tingkat mual muntah sebelum dan sesudah Akupresur (Mean rank=10,0 P=0,000). Kesimpulan : Akupresur titik P6 terbukti efektif menurunkan keluhan mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama, sehingga dapat menjadi pilihan intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil.