Endang Pujiati Rahayu
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Gaya Kepemimpinan Terhadap Stres Kerja: Analisis Bibliometrik Gaya Kepemimpinan Dengan Stres Kerja 2015-2026 Endang Pujiati Rahayu; Shanti Wardaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.529

Abstract

Perawat merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan pasien serta memastikan mutu layanan tetap optimal. Namun, kompleksitas beban kerja, kondisi lingkungan kerja yang dinamis, serta tingginya tuntutan profesionalitas seringkali menyebabkan perawat mengalami stres kerja. Kepemimpinan yang efektif dapat menciptakan suasana kerja positif, memberikan motivasi, serta dukungan emosional bagi perawat. Sebaliknya, kepemimpinan yang tidak efektif dapat meningkatkan konflik peran, ambiguitas, dan tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan terhadap stress kerja. Penelitian ini dilakukan dengan analisis Bibliometrik dengan basis data Scopus. Pencarian dilakukan tanggal 12 Desember 2025 dengan menggunakan kombinasi kata kunci Bibliometrik, Leadership and work stress. Artikel yang relevan sebanyak 5166 yang dilakukan analisa dengan Scopus analyze untuk melihat jumlah publikasi tiap tahun serta negara yang paling banyak melakukan publikasi. Data juga di ekspor dalam format CSV dan dianalisa serta divisualisasikan dengan VOSviewer untuk melihat kluster dan kata kunci yang sering muncul. Analisis menunjukkan peningkatan jumlah publikasi global dari tahun 2015-2026 mencapai puncak tertinggi di tahun 2025 yaitu 384 artikel. Negara yang paling produktif dalam menerbitkan penelitian yaitu United Statess dengan total 808 publikasi. Visualisasi Vosviewer menggambarkan terdapat 4’ kluster yaitu (1) Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Psikologis Tenaga Kesehatan; (2) Lingkungan Kerja, Organisasi, dan Karakteristik Tenaga Kesehatan; (3) Manajemen, Pendidikan, dan Keselamatan Pasien); (4) Kepemimpinan dan Burnout sebagai Konsep Penghubung. Penelitian Bibliometrik ini menunjukkan bahwa isu kesehatan mental dipelajari secara intens sebagai dampak langsung dari tekanan kerja dan lingkungan klinis, dengan penekanan pada pengalaman subjektif dan kesejahteraan individu. Secara keseluruhan, menunjukkan bahwa literatur berkembang secara multidimensi, dengan leadership dan burnout sebagai poros utama yang menyatukan kajian kesehatan mental, konteks organisasi, dan manajemen layanan kesehatan.
Pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) Terhadap Kinerja Kerja: Analisis Narative Review Endang Pujiati Rahayu; Shanti Wardaningsih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55615

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan perilaku kerja sukarela yang melampaui tuntutan peran formal karyawan dan berkontribusi positif terhadap efektivitas organisasi. Penelitian mengenai OCB telah berkembang pesat dan menunjukkan keterkaitannya dengan berbagai hasil kerja, khususnya kinerja kerja (job performance). Artikel ini bertujuan untuk melakukan narrative review terhadap penelitian-penelitian empiris yang mengkaji pengaruh OCB terhadap kinerja kerja. Metode narrative review digunakan untuk mensintesis temuan-temuan utama dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa OCB secara konsisten berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja kerja, baik kinerja tugas (task performance) maupun kinerja kontekstual (contextual performance). Selain itu, OCB juga berperan sebagai variabel mediator maupun moderator dalam hubungan antara faktor-faktor organisasi dan kinerja kerja. Implikasi teoretis dan praktis dari temuan ini dibahas untuk pengembangan manajemen sumber daya manusia.