p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Bermain Di Lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) Dengan Kemampuan Sosial Anak Prasekolah Di Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Desri Natalia Yutara; Desi Kumala; Chrisdianti Yulita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.603

Abstract

Masa prasekolah merupakan periode penting dalam perkembangan sosial anak, di mana aktivitas bermain menjadi sarana utama dalam membentuk kemampuan interaksi sosial. Anak yang tinggal di lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) memiliki karakteristik bermain yang dipengaruhi kondisi alam dan sosial sehingga berpotensi memengaruhi perkembangan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas bermain di lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan kemampuan sosial anak prasekolah di Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan rancangan cross-sectional. Populasi berjumlah 93 anak usia 5–6 tahun dengan sampel 48 anak yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner aktivitas bermain dan kuesioner kemampuan sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain anak prasekolah terbagi sama antara kategori baik dan kurang, masing-masing sebanyak 24 anak (50,0%). Kemampuan sosial anak prasekolah juga menunjukkan distribusi yang seimbang, di mana 24 anak (50,0%) berada pada kategori baik dan 24 anak (50,0%) pada kategori kurang. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan positif yang bermakna antara aktivitas bermain di lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan kemampuan sosial anak prasekolah, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,313 dan p-value = 0,030 (p < 0,05), yang menunjukkan kekuatan hubungan lemah. Aktivitas bermain memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan sosial anak prasekolah, meskipun kekuatan hubungan lemah. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi kemampuan sosial anak prasekolah, sehingga diperlukan stimulasi perkembangan sosial yang lebih serta dukungan dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, khususnya di wilayah (DAS).
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan KB Suntik Pada Akseptor KB Suntik Di Pustu Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Alpina Damayanti; Desi Kumala; Merry Delyka
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1019

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) suntik merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Secara global, WHO (2022) melaporkan bahwa kontrasepsi suntik merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan di negara berkembang karena efektivitas dan kemudahan aksesnya. Di Indonesia, BKKBN (2022) menunjukkan bahwa suntik KB masih mendominasi metode kontrasepsi modern dengan proporsi sekitar 59,9%. Namun, pemilihan metode kontrasepsi idealnya dilakukan berdasarkan pemahaman yang memadai mengenai mekanisme kerja, kelebihan, kekurangan serta potensi efek samping. Ketidakpahaman akseptor dapat menyebabkan salah tafsir terhadap perubahan tubuh yang muncul selama penggunaan kontrasepsi suntik, sehingga berdampak pada ketidakpatuhan jadwal suntik ulang maupun penghentian penggunaan sebelum waktunya. Faktor pengetahuan, dukungan keluarga dan kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan KB suntik pada akseptor KB suntik di Pustu Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 279 akseptor dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling sebanyak 74 orang. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemilihan KB suntik 3 bulan (p = 0,182; r = 0,157). Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kualitas pelayanan KB dengan pemilihan KB suntik, dengan nilai p masing-masing (p = 0,000; r = 0,414) dan (p = 0,000; r = 0,475). Faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan pemilihan KB suntik antara lain dukungan keluarga dan kualitas pelayanan KB di Pustu Pahandut Seberang. Dengan demikian diharapkan akseptor KB dapat meningkatkan pengetahuan dan melibatkan keluarga dalam pengambilan keputusan metode kontrasepsi agar dapat memilih secara tepat dan sesuai kebutuhannya.