Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Usia 18-24 Bulan: An Overview of Toddler Mother’s Knowledge Level Regarding Developmental Stimulation for Children Aged 18-24 Months Chrisdianti Yulita; Leni Duriani; Merry Delyka
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12214

Abstract

Latar Belakang: Stimulasi pada anak merupakan rangsangan yang dilakukan sejak didalam kandungan, dilakukan untuk merangsang semua sistem indera seperti pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan dan perabaan. Stimulasi berguna agar potensi anak berkembang, sehingga hal ini perlu mendapatkan perhatian. Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu balita tentang stimulasi perkembangan anak usia 18 - 24 bulan di Puskesmas Kalampangan Kota Palangka Raya. Metode: Menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 35 responden, dengan teknik sampling adalah accidental sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan editing, coding, dan tabulating. Hasil: Tingkat pengetahuan ibu balita tentang stimulasi perkembangan anak usia 18 – 24 bulan dari 35 responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 11 orang (31%), berpengetahuan cukup sebanyak 17 (49%) orang, dan berpengetahuan kurang sebanyak 7 (20%) orang.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas X Di SMK Negeri 4 Palangka Raya Citra Lestari; Stefanicia Stefanicia; Merry Delyka
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.639

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia akibat meningkatnya kebutuhan zat gizi selama masa pubertas serta kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya anemia adalah pola makan. Pola makan yang tidak seimbang, seperti rendahnya konsumsi sayur dan buah, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, serta pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan rendahnya asupan zat besi sehingga meningkatkan risiko anemia pada remaja putri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada Remaja Putri Kelas X Di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional serta pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Sampel penelitian berjumlah 73 orang yang diambil menggunakan proportional stratified random sampling. Data diperoleh dari data primer berupa pengisian kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin (Hb). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-Square. Hasil: Hasil analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya.