Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Interdialytic Weight Gain (Idwg) Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisa Di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Gustianur Efendi; Siti Rahmalia Hairani Damanik; Hellena Deli
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.615

Abstract

Interdialytic Weight Gain (IDWG) merupakan indikator penting dalam pengelolaan pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa karena berhubungan dengan risiko komplikasi seperti hipotensi intradialisis, kelebihan cairan, dan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan IDWG pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 102 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi berat badan pada sesi IDWG awal dan sesi berikutnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia dewasa (69,6%), laki-laki (59,8%), berpendidikan SMA (37,3%), tidak bekerja (31,4%), dan telah menjalani hemodialisa lebih dari satu tahun (61,8%). Sebagian besar IDWG pada sesi awal berada pada kategori ringan (82,4%) dan meningkat menjadi 90,2% pada sesi berikutnya. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,05 (α < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara IDWG sesi awal dan sesi berikutnya. Disimpulkan bahwa terdapat perubahan signifikan IDWG antar sesi hemodialisa pada pasien GGK. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pengendalian IDWG untuk meningkatkan luaran klinis pasien.