p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Rosyidah Alfitri
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Akupresure Titik SP6 (Sanyinjiao) Terhadap Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMK Diponegoro Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Wanda Revana Putri Putri; Rosyidah Alfitri; Anik Purwati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.627

Abstract

Nyeri Mestruasi merupakan nyeri menstruasi tanpa kelainan patologis yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan nyeri adalah akupresure pada titik SP6 (Sanyinjiao). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresure titik SP6 (Sanyinjiao) terhadap intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri di SMK Diponegoro Tumpang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 48 siswi, dengan sampel sebanyak 43 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intensitas nyeri menstruasi diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) Pre dan Post pemberian Perlakuan akupresure SP6. Perlakuan dilakukan pada hari pertama menstruasi selama 3 menit pada masing-masing kaki. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan tingkat signifikansi α = 0,001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pre Perlakuan sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 25 responden (58,1%) dan nyeri berat sebanyak 18 responden (41,9%), dengan nilai rata-rata skala nyeri sebesar 6,98. Setelah diberikan Perlakuan akupresure SP6, sebagian besar responden mengalami intenitas menjadi nyeri ringan sebanyak 28 responden (65,1%) dan nyeri sedang sebanyak 15 responden (34,9%), dengan nilai rata-rata skala nyeri menurun menjadi 3,72. Hasil uji paired t-test diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pemberian akupresure SP6 (Sanyinjiao) terhadap intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri. Kesimpulan penelitian ini adalah akupresure SP6 (Sanyinjiao) efektif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi dan dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-farmakologis yang aman, mudah, serta dapat dilakukan secara mandiri oleh remaja putri.
Pengaruh Pemberian Pijat Bayi Dengan Minyak Aroma Lavender Terhadap Kualitas Tidur Bayi Di Baby SPA Bidan Aisy Kabupaten Malang Salsabila Nathasya Putri; Widia Shofa Ilmiah; Rosyidah Alfitri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.719

Abstract

Kualitas tidur merupakan kebutuhan fisiologis penting bagi bayi karena berperan dalam pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan stabilitas emosi. Tidur yang cukup membantu proses pematangan sistem saraf serta mendukung perkembangan kognitif dan perilaku bayi. Namun, gangguan tidur pada bayi masih cukup sering ditemukan. Secara global sekitar 20–30% bayi mengalami gangguan tidur. Di Indonesia, sekitar 25% bayi dilaporkan mengalami kesulitan tidur nyenyak. Di Provinsi Jawa Timur sekitar 27% bayi memiliki pola tidur yang tidak teratur, sedangkan di Kabupaten Malang sekitar 22% bayi usia 0–6 bulan mengalami gangguan tidur. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kesejahteraan emosional bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur bayi adalah melalui pendekatan nonfarmakologis, seperti pijat bayi. Pijat bayi dapat memberikan efek relaksasi, meningkatkan kenyamanan, serta membantu bayi menjadi lebih tenang. Penggunaan minyak aroma lavender dalam pijat bayi juga diketahui memiliki efek menenangkan yang dapat membantu merilekskan sistem saraf. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 43 bayi usia 3–12 bulan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling di Baby SPA Bidan Aisy Kabupaten Malang. Pengukuran kualitas tidur dilakukan menggunakan Brief Infant Sleep Questionnaire (BISQ) sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan distribusi kualitas tidur bayi setelah pemberian pijat bayi dengan minyak aroma lavender. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menggambarkan adanya perbedaan kualitas tidur bayi sebelum dan sesudah intervensi.