Latar belakang: Masa perimenopause merupakan periode transisi alami yang dialami wanita menjelang berhentinya siklus menstruasi. Menurut data World Health Organization (WHO), lebih dari 70% wanita usia 40 tahun ke atas mengalami gejala perimenopause, dan sebagian besar di antaranya tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menghadapinya secara adaptif. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala perimenopause pada wanita usia 40-45 tahun di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya Adalah Seluruh Wanita usia 40-45 tahun di RT 04 di Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut dengan jumlah sampel 43 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling, Analisis data yang digunakan adalah uji Chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan gejala perimenopause (p = 0,004 < 0,05) serta antara sikap dengan gejala perimenopause (p = 0,030 < 0,05), yang berarti semakin baik pengetahuan dan semakin positif sikap responden, maka semakin baik pula kesiapan dalam menghadapi gejala perimenopause. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala perimenopause pada wanita usia 40–45 tahun di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Pengetahuan dan sikap yang lebih baik berperan dalam kesiapan wanita menghadapi gejala perimenopause secara adaptif.