Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Siklus Menstruasi pada Wanita Premenopouse di Daerah Aliran Sungai Kahayan RT 01 Keluarahan Pahandut Sebrang Kota Palangka Raya: Relationship Between Anxiety Levels and the Mentrual Cycle in Premenopausal Women in the Kahayan River Basin RT 01 Pahandut Seberang Village Plaangka Raya City Stefanicia Stefanicia; Indriani Indriani; Dessy Hertati; Vita Natalia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11132

Abstract

Latar Belakang: Premenopause merupakan sebuah proses yang alamiah dan pasti di dalam kehidupan seorang perempuan. Selain gangguan siklus haid memang menimbulkan gejala-gejala dan keluhan disertai perubahan secara fisik dan psikis. Tujuan: Mengetahui Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Siklus Menstruasi Pada Wanita Premenopouse Di Daerah Aliran Sungai Kahayan  RT 01 Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian ini adalah Analitik Korelasi, artinya setelah menggambarkan secara keseluruhan kemudian dilakukan analisa dengan pendekatan “Cross Sectional” dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Hasil: Dari analisis data menggunakan uji asosiasi koefisien kontingensi dengan  taraf signifikansi (α) 0,05 atau tingkat kepercayaan 95%, didapatkan nilai p=  0,010 (Ho ditolak nilai sig <0,05) berarti  ada hubungan signifikan antara tingkat  kecemasan dengan siklus menstruasi dan nilai Koefisien Kontingensi= 0,308  korelasi lemah tapi pasti artinya semakin  tinggi tingkat kecemasan maka semakin tinggi gangguan siklus menstruasi Wanita Premenopouse
Analisis Korelasi Pengetahuan dan Perilaku Ibu dalam Upaya Pencegahan Stunting Balita di Wilayah Kerja BLUD UPT Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya: Correlation Analysis between Mothers’ Knowledge and Behavior in Efforts to Prevent Stunting among Toddlers in the Working Area of BLUD UPT Puskesmas Pahandut, Palangka Raya City Melisa Frisilia; Riska Ovany; Stefanicia Stefanicia; Neneng Safitri
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12819

Abstract

Stunting merupakan gangguan yang terjadi pada tumbuh kembang balita yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak tidak sesuai dengan anak seusianya. Adanya ibu balita yang belum memahami cara mencegah stunting, terutama dalam hal pengolahan makanan, pemenuhan kebutuhan gizi, penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), serta pentingnya melakukan pemantauan tumbuh kembang anak akan berpengaruh pada kejadian stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan  rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita sebanyak 45 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis yang dilakukan adalah menggunakan uji rank spearman’s. Penelitian ini menunjukan hasil uji rank spearman’s, di dapatkan (p = 0,003< α = 0,05). Hal itu berarti ada hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja BLUD UPT puskesmas Pahandut. Ibu dengan pemahaman dasar mengenai stunting yang cukup cenderung telah menerapkan sebagian besar praktik pencegahan stunting, seperti pemberian ASI eksklusif, MP ASI tepat, dan pengawasan pertumbuhan pada balita meskipun belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, upaya menurunkan prevalensi stunting melalui pencegahan primer harus semakin ditingkatkan dengan optimalisasi promosi kesehatan, agar ibu mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan pengetahuan yang lebih luas tentang stunting, sehingga mampu menerapkan perilaku pencegahan secara tepat.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Sadari Di SMA Negeri 10 Palangka Raya Febriola Wulandari; Stefanicia Stefanicia; Ana Paramita Prastiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.593

Abstract

Kanker payudara adalah jenis tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Salah satu cara untuk mencegah kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan SADARI sejak dini, yaitu di masa remaja. SADARI adalah cara untuk meningkatkan perhatian wanita terhadap kondisi payudaranya sendiri, terutama dalam mendeteksi adanya benjolan yang tidak wajar. mengetahui pengaruh media audio visual terhadap tingkat pengetahuan remaja putri tentang SADARI di SMA Negeri 10 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sampel sebanyak 64 remaja perempuan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov) dan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Tingkat pengetahuan remaja perempuan pada pretest cukup (50%), sedangkan pada posttest meningkat menjadi baik (96,8%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (p = 0,000), yang mengindikasikan bahwa Media Audio Visual berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan.
Hubungan Penggunaan Media Sosial Terhadap Tingkat Pemahaman Remaja Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan Di SMKN 5 Kota Palangka Raya Yunita Harianata; Stefanicia Stefanicia; Ana Paramita Prastiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.595

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan pada remaja merupakan masalah kesehatan reproduksi yang memerlukan perhatian serius. Media sosial berperan sebagai sumber informasi yang dapat memengaruhi pengetahuan dan sikap remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan tingkat pemahaman remaja tentang kehamilan tidak diinginkan di SMKN 5 Kota Palangka Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasi sekaligus sampel adalah seluruh siswa kelas X dan XI tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 65 siswa dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner penggunaan media sosial dan pemahaman kehamilan tidak diinginkan. Analisis data meliputi univariat dan bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dan tingkat pemahaman remaja dengan nilai p = 0,007. Remaja dengan penggunaan media sosial tinggi cenderung memiliki pemahaman lebih baik. Media sosial berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan reproduksi remaja secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Nifas Dengan Perawatan Luka Perineum Di PMB Rita Ariyani, Amd.Keb Selviu Luvnayya; Stefanicia Stefanicia; Ana Paramita Prastiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.631

Abstract

Latar Belakang: Luka perineum dialami oleh sebagian besar ibu bersalin pervaginam (75- 83%) di Indonesia dan dapat menyebabkan infeksi nifas jika tidak dirawat dengan benar. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor kunci yang menentukan perilaku ibu dalam melakukan perawatan luka secara mandiri untuk mencegah komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan perawatan luka perineum di PMB Rita Ariyani, Amd.Keb. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu nifas di PMB Rita Ariyani, dengan jumlah sampel 35 orang yang diambil melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dan analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (65,7%) dan sikap cukup (57,1%). Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik perawatan luka perineum. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan perawatan luka perineum di PMB Rita Ariyani, Amd.Keb. Petugas kesehatan disarankan untuk meningkatkan edukasi perawatan luka guna menekan angka infeksi masa nifas.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dalam Menghadapi Gejala Perimenopause Pada Wanita Usia 40-45 Tahun Di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Elsa Priskila; Stefanicia Stefanicia; Ana Paramita Prastiwi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.632

Abstract

Latar belakang: Masa perimenopause merupakan periode transisi alami yang dialami wanita menjelang berhentinya siklus menstruasi. Menurut data World Health Organization (WHO), lebih dari 70% wanita usia 40 tahun ke atas mengalami gejala perimenopause, dan sebagian besar di antaranya tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menghadapinya secara adaptif. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala perimenopause pada wanita usia 40-45 tahun di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya Adalah Seluruh Wanita usia 40-45 tahun di RT 04 di Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut dengan jumlah sampel 43 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling, Analisis data yang digunakan adalah uji Chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan gejala perimenopause (p = 0,004 < 0,05) serta antara sikap dengan gejala perimenopause (p = 0,030 < 0,05), yang berarti semakin baik pengetahuan dan semakin positif sikap responden, maka semakin baik pula kesiapan dalam menghadapi gejala perimenopause. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala perimenopause pada wanita usia 40–45 tahun di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Pengetahuan dan sikap yang lebih baik berperan dalam kesiapan wanita menghadapi gejala perimenopause secara adaptif.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas X Di SMK Negeri 4 Palangka Raya Citra Lestari; Stefanicia Stefanicia; Merry Delyka
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.639

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia akibat meningkatnya kebutuhan zat gizi selama masa pubertas serta kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya anemia adalah pola makan. Pola makan yang tidak seimbang, seperti rendahnya konsumsi sayur dan buah, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, serta pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan rendahnya asupan zat besi sehingga meningkatkan risiko anemia pada remaja putri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada Remaja Putri Kelas X Di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional serta pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Sampel penelitian berjumlah 73 orang yang diambil menggunakan proportional stratified random sampling. Data diperoleh dari data primer berupa pengisian kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin (Hb). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-Square. Hasil: Hasil analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMK Negeri 4 Palangka Raya.