Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Volume Latihan Terhadap Risiko Cedera Bahu Pada Pemain Bola Voli Ervanda Vionica Risaputri; Shofhal Jamil
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.635

Abstract

Latar Belakang: Cedera bahu merupakan salah satu cedera muskuloskeletal pada sendi bahu yang sangat sering terjadi pada atlet yang memiliki teknik gerakan overhead berulang seperti pemain bola voli. Latihan yang terlalu padat juga salah satu penyebab terjadinya cedera terhadap atlet bola voli. Tingginya volume latihan baik dari durasi latihan, frekuensi latihan, dan intensitas latihan akan memberikan dampak besar pada tekanan mekanik yang diterima oleh struktur bahu. Cedera bahu pada pemain bola voli merupakan masalah serius yang dapat menurunkan fungsi ekstremitas atas serta dapat membatasi dalam latihan maupun pertandingan. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara volume latihan terhadap risiko cedera bahu pada pemain bola voli. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quantitative correlation dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 67 orang. Alat ukur menggunakan angket kuesioner The Oslo Sports Trauma Research Center (OSTRC). Analisis data menggunakan Spearman rank. Hasil: Hasil analisis Hubungan antara Volume Latihan terhadap Risiko Cedera Bahu dengan menggunakan uji Spearman rank didapatkan hasil nilai p=0,047 (p<0,05) maka, dapat diartikam bahwa ada hubungan yang signifikan antara volume latihan dengan risiko cedera bahu. Hasil nilai koefisien korelasi sebesar 0,244 dengan kategori tingkat hubungan yang sangat lemah. Kesimpulan: Ada hubungan antara Volume Latihan terhadap Risiko Cedera Bahu pada Pemain Bola Voli. Saran: Mengidentifikasi faktor risiko lain yang dapat mempengaruhi cedera bahu serta perlu adanya edukasi untuk pemain bola voli.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL DAN LATIHAN ZIG-ZAG RUN TERHADAP KELINCAHAN PADA PEMAIN FUTSAL DI JOGOKARYAN FUTSAL ACADEMY Laila Usamah Annabila; Shofhal Jamil
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Fisioterapi
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jif.v8i1.5235

Abstract

Futsal adalah olahraga tim yang membutuhkan kelincahan tinggi. Pemain harus mampu bergerak cepat, mengubah arah tiba-tiba, dan menguasai teknik dasar seperti mengontrol, menendang, dan menggiring bola. Kelincahan penting untuk mendukung performa pemain, namun sering kurang mendapat perhatian dalam pelatihan. Penurunan kelincahan dapat berdampak pada kemampuan bermain dan meningkatkan risiko cedera. Dua metode latihan untuk kelincahan adalah ladder drill dan zig-zag run. Ladder drill melatih koordinasi kaki menggunakan tangga di lantai, sementara zig-zag run melibatkan lari berbelok melewati rintangan. Mengetahui perbedaan pengaruh latihan ladder drill dan latihan zig-zag run terhadap kelincahan pada pemain futsal di jogokaryan futsal academy. Eksperimental dengan rancangan pre and post test two group design, Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah 22 orang dengan program latihan selama 4 minggu 2x pertemuan. Kelompok I diberikan intervensi latihan ladder drill dan kelompok II diberikan intervensi latihan zig-zag run. Alat ukur pada penelitian ini adalah Agility Test. Hasil analisis data pada kelompok I dan II menunjukkan nilai p=0,01 (p<0,05) berarti ada pengaruh pada setiap kelompok dan terjadi peningkatan kelincahan pada pemain futsal. Hasil analisis menunjukkan nilai p=0,85 (p>0,05) berarti tidak ada perbedaan pengaruh latihan ladder drill dan latihan zig-zag run terhadap kelincahan pada pemain futsal di Jogokaryan Futsal Academy. Tidak terdapat perbedaan pengaruh latihan ladder drill dan latihan zig-zag run terhadap kelincahan pada pemain futsal di Jogokaryan Futsal Academy. Pada penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan variabel yang lebih banyak dan menggunakan rentang usia yang lebih beragam.
PERBEDAAN STABILITY PAD EXERCISE DAN BALANCE STRATEGY EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA LANSIA Fatimah Azzahra; Shofhal Jamil; Tyas Sari Ratna Ningrum
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i5.11423

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Stability Pad Exercises Dan Balance Strategy Exercise terhadap peningkatan Keseimbangan pada lansia dengan gangguan keseimbangan Dinamis. Penelitian ini menggunakan eksperimental dengan two-group pretest-posttest design, sebanyak 24 orang Lansia dwngan gangguan keseimbangan dinamis menjadi sampel dengan teknik purposive sampling. Sampel dibagi 2 kelompok yaitu kelompok I mendapatkan Stability Pad Exercises dan kelompok II mendapatkan Balance Strategy Exercise dilakukan 3 kali seminggu selama 4 minggu. Peneliti menggunakan alat ukur vertical jump untuk mengukur power dan anterior drawer test of ankle untuk mengetahui chronic ankle instability. Paired sampel t-test kelompok I p=0,000 (p<0,05) dan kelompok II p=0,000 ( p<0,05) menunjukkan tidak perbedaan pengaruh terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia dengan gangguan keseimbangan dinamis. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan signifikan antara pemberian Stability Pad Exercises Dan Balance Strategy Exercise terhadap peningkatan Keseimbangan pada lansia dengan gangguan keseimbangan Dinamis.