Nariyyah Fitriana
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Penggunaan Spektrofotometri UV-Vis dan Spektrometri Massa Terhadap Penentuan Struktur Senyawa Metabolit Sekunder: Tinjauan Literatur Terhadap Aplikasi Metode Analisis untuk Identifikasi Struktur Senyawa Metabolit Sekunder Nariyyah Fitriana; Vriezka Mierza
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v22i2.1490

Abstract

Metabolit sekunder merupakan molekul bioaktif yang diproduksi organisme sebagai hasil adaptasi terhadap lingkungan, memiliki peran penting dalam ekosistem dan potensi aplikasi dalam berbagai bidang. Penelitian ini bertujuan mengkaji prinsip dan aplikasi spektrofotometri UV-Vis dan spektrometri massa (MS) dalam analisis metabolit sekunder. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan systematic review literature dari 25 artikel terpilih periode 2015-2024 melalui database PubMed dan Google Scholar, dengan analisis konten terstruktur tiga fase. Hasil menunjukkan bahwa spektrofotometri UV-Vis efektif dalam analisis kuantitatif berdasarkan interaksi cahaya dengan molekul, memberikan informasi tentang transisi elektronik dan konsentrasi senyawa. Spektrometri massa berkontribusi dalam identifikasi struktur molekul melalui analisis ion molekul, pola fragmentasi, dan isotop. Pemilihan pelarut yang tepat dan pemahaman mekanisme transisi elektron pada UV-Vis, serta interpretasi pola fragmentasi pada MS, menjadi kunci keberhasilan analisis. Disimpulkan bahwa kombinasi kedua teknik memberikan pendekatan komprehensif dalam analisis metabolit sekunder, dengan UV-Vis fokus pada deteksi dan kuantifikasi, sementara MS memberikan informasi struktural yang detail.
Pengaruh Asupan Vitamin K terhadap Stabilitas Rasio Normalisasi Internasional dan Efektivitas Terapi Warfarin Yuniar Fathil Ilmi; Nariyyah Fitriana; Munir Alinu Mulki; Indah Laily Hilmi
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 22 No. 02 Desember 2025
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v22i2.26889

Abstract

Warfarin memiliki indeks terapi sempit dengan variabilitas respons tinggi. Fluktuasi asupan vitamin K dapat menyebabkan ketidakstabilan INR, namun hubungannya masih kontroversial. Tinjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh asupan vitamin K terhadap stabilitas INR dan efektivitas terapi warfarin. Tinjauan sistematis mengikuti PRISMA 2020 melalui PubMed (2010-2025). Dari 6.573 artikel, 9 studi di sertakan (4 RCT, 5 observasional) dengan penilaian kualitas menggunakan Cochrane RoB 2 dan Newcastle-Ottawa Scale. Hasil menunjukkan konsistensi asupan vitamin K lebih penting dibanding jumlah absolut dalam menjaga stabilitas INR. Suplementasi dosis rendah (150 mcg/hari) efektif menurunkan fluktuasi ekstrem INR. Pemberian vitamin K untuk INR tinggi (≥4) aman dan efektif menurunkan risiko perdarahan serta mortalitas tanpa meningkatkan tromboembolisme. Dapat disimpulkan bahwa konsistensi konsumsi vitamin K merupakan faktor kunci efektivitas terapi warfarin. Edukasi harus menekankan konsistensi daripada pembatasan ketat. Diperlukan RCT berskala besar dengan tindak lanjut lebih panjang dan integrasi data genetik.