Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Influence of Content Creators, Social Media, and Website Quality on Purchasing Decisions at Kyou Hobby Shop Candra Lucas Diansa Putra; Alshaf Pebrianggara; Bayu Hari Prasojo; Mochamad Rizal Yulianto
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 8 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i8.1390

Abstract

The rapid growth of Japanese pop culture and the increasing popularity of anime merchandise have significantly influenced consumer behavior, particularly among Generation Z in Indonesia. The development of digital platforms has also transformed marketing strategies, where content creators, social media, and website quality play crucial roles in shaping consumer purchasing decisions. This study aims to analyze the influence of content creators, social media, and website quality on purchasing decisions at Kyou Hobby Shop. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to Generation Z consumers who had purchased products from Kyou Hobby Shop. The minimum sample consisted of 96 respondents selected using purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. Several statistical tests were conducted, including validity, reliability, classical assumption tests, t-tests, and coefficient of determination analysis. The results indicate that content creators, social media, and website quality all have a positive and significant influence on purchasing decisions. Among these variables, website quality shows the strongest effect on consumer purchasing behavior. The findings also reveal that the three independent variables collectively explain 74.3% of the variation in purchasing decisions. In conclusion, an integrated digital marketing strategy involving effective content creators, active social media engagement, and high-quality website performance is essential for improving consumer purchasing decisions at Kyou Hobby Shop.
Dari Pengetahuan ke Perilaku: Transformasi Gizi Sehat Remaja melalui Program Edukasi Berbasis Komunitas Umi khoirun Nisak; Mochamad Rizal Yulianto; Nabila Insyira Natasha; Annifa Ummayah Bassiroh; Mochamad Alfan Rosyid; Silvy Harmiardillah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2408

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja mengenai pentingnya gizi dan zat besi dalam pencegahan stunting. Permasalahan utama yang dihadapi mitra, yaitu remaja Desa Balungtawun, adalah rendahnya pemahaman tentang hubungan antara anemia dan risiko stunting lintas generasi. Program ini bertujuan membentuk kader remaja sadar gizi sebagai agen perubahan perilaku sehat di tingkat keluarga dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Balai Desa Balungtawun pada dua tahap, dengan melibatkan 36 remaja berusia 10–12 tahun. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, penyuluhan interaktif, simulasi pemilihan makanan kaya zat besi, serta pendampingan perilaku melalui pasar gizi dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan analisis statistik uji Wilcoxon Signed Rank Test dan korelasi Spearman untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 66,11 menjadi 78,05, sikap dari 22,22 menjadi 22,80, dan perilaku dari 19,00 menjadi 20,83 (p < 0,05). Korelasi kuat ditemukan antara pengetahuan dan perilaku (r = 0,611; p < 0,001), menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman remaja berdampak nyata pada kebiasaan makan sehat. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi pelatihan dan mampu mengidentifikasi sumber makanan bergizi lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan literasi gizi remaja. Aspek kebaruan dari program ini terletak pada keterlibatan aktif remaja sebagai mitra pembelajaran dan agen perubahan dalam upaya pencegahan stunting berbasis komunitas di wilayah pedesaan.