Hadi Thoyib
Institut Agama Islam Abuya Salek Sarolangun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI RUMAH BACA CERIA DALAM PENGUATAN LITERASI DASAR DAN NILAI ISLAMI Yuni Azura; Hadi Thoyib; Dinda Auliah; Eva Aryani; Risnawati Risnawati; Salsabila Putri; Tantri Nuriyah; Yensi Wulandari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57830

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kebiasaan membaca pada anak-anak, terbatasnya sarana literasi masyarakat Desa, serta minimnya ketersediaan bahan bacaan yang menarik dan bernilai Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Rumah Baca Ceriadalam penguatan literasi dasar dan nilai Islami di Desa Muara Mensao. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi perangkat Desa, tokoh agama, orang tua, serta anak-anak sebagai sasaran utama kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Rumah Baca Ceriadiawali melalui tahap perencanaan berupa observasi kebutuhan literasi, koordinasi dengan pihak Desa, penentuan lokasi, penyediaan buku bacaan Islami dan buku cerita anak, serta penyusunan jadwal kegiatan literasi. Pelaksanaan Rumah Baca Ceriadilakukan secara rutin melalui kegiatan membaca bersama, storytelling, dan diskusi ringan yang menanamkan nilai-nilai Islami. Program ini mendapat respon positif dari masyarakat karena dinilai mampu meningkatkan minat baca anak, memberikan ruang edukatif yang nyaman, serta memperkuat pembiasaan karakter Islami seperti disiplin, sopan santun, dan tanggung jawab. faktor pendukung implementasi Rumah Baca Ceriameliputi dukungan perangkat Desa dan tokoh agama, tersedianya tempat yang memadai, serta antusias anak-anak dalam mengikuti kegiatan, sedangkan faktor penghambatnya yaitu keterbatasan jumlah dan variasi bahan bacaan, kurangnya pendampingan orang tua di rumah, kebiasaan anak-anak yang lebih tertarik bermain, serta keterbatasan waktu pelaksanaan program. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Rumah Baca Ceria di Desa muara mensao mampu mendukung penguatan literasi dasar sekaligus penanaman nilai-nilai islami pada anak-anak
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Video Animasi Di Kelas Umar Dani; Hadi Thoyib; Eva Aryani; Serli Nor Sinta; Indah Meylani
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.9799

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas III B SD Negeri 118 Batu Putih yang ditandai dengan kurangnya fokus, partisipasi, dan antusiasme siswa. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya menekankan pada efektivitas media video animasi, penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan mengkaji secara mendalam strategi implementatif guru yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, serta penyesuaian media video animasi berdasarkan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui penggunaan video animasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 30 informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan minat belajar siswa terjadi melalui tiga strategi utama, yaitu: (1) penerapan media video animasi yang mengintegrasikan unsur visual, audio, dan gerak sehingga pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami, (2) perencanaan pembelajaran yang sistematis melalui identifikasi kebutuhan belajar dan penyediaan media yang sesuai, serta (3) penyesuaian pembelajaran dengan karakteristik siswa yang berorientasi pada pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi minat belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan video animasi tidak hanya berfungsi sebagai media bantu, tetapi sebagai strategi pedagogis yang adaptif dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif.