Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah mempengaruhi karakteristik peserta didik, khususnya generasi Z dan generasi Alpha yang tumbuh dalam lingkungan teknologi dan informasi. Kondisi ini menuntut guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memiliki profesionalisme yang tinggi agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan profesionalisme guru PAI dalam menghadapi generasi Z dan Alpha di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, yaitu dengan mengkaji berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa tantangan utama, antara lain perubahan karakteristik belajar peserta didik yang lebih digital dan visual, kebutuhan penguasaan teknologi pembelajaran, tuntutan inovasi metode pembelajaran, serta pentingnya penguatan nilai-nilai karakter dan spiritualitas di tengah perkembangan teknologi. Selain itu, guru PAI juga dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian agar mampu melaksanakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi Z dan Alpha. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pengembangan profesional berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter religius dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.